DPR Minta Pemerintah Turun Tangan Atasi Bentrok di PT GNI

Indonesia Berita Berita

DPR Minta Pemerintah Turun Tangan Atasi Bentrok di PT GNI
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 Beritasatu
  • ⏱ Reading Time:
  • 66 sec. here
  • 3 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 30%
  • Publisher: 59%

Anggota DPR Rahmad Handoyo meminta pemerintah segera turun tangan menangani bentrok di PT GNI, Morowali Utara, Sulawesi Tengah yang menewaskan dua pekerja.

Jakarta, Beritasatu.com - Anggota Komisi IX DPR Rahmad Handoyo meminta pemerintah segera turun tangan menangani bentrok di industri pengolahan nikel PT Gunbuster Nickel Industri atau PT GNI, Kabupaten Morowali Utara, Sulawesi Tengah, yang menewaskan dua pekerja. Menurut Handoyo, langkah pemerintah ini penting untuk mencegah dampak negatif bentrokan PT GNI itu kepada iklim investasi di Indonesia.

“Pemerintah pusat harus turun tangan, karena saya berharap agar kasus ini tidak memunculkan kekhawatiran kepada iklim investasi di Indonesia,” ujar Handoyo di Jakarta, Senin,.Bentrokan di PT GNI, Polisi Sudah Periksa 31 Orang Diduga Provokator Handoyo mengaku khawatir bentrok tersebut bisa menganggu iklim invetasi di Indonesia. Untuk itu, kata dia, perlu diambil langkah antisipatif agar efeknya tidak terlalu besar dan meluas.

“Salah satu caranya diinvestigasi menyeluruh dan harus ada yang mempertanggung jawabkan ,” tegas Handoyo. Handoyo berharap investigasi tersebut bisa membuka secara terang benderang dan menyeluruh terkait bentrok itu. Investigasi tersebut, kata dia, seharusnya bisa mengungkapkan mulai dari peran serta sisi perusahaan dan serikat pekerja atas isu-isu yang berkeliaran di sana selama ini.

“Lalu bagaimana kita mengedepankan asas kekeluargaan. Sebaiknya kita cooling down dulu di sana sambil mempercayakan penuh investigasi yang dilakukan pihak kepolisian,” kata Handoyo.PT GNI Jadi Sorotan, dari Smelter Meledak hingga Aksi Anarkistis Tewaskan Pekerja Berdasarkan data kepolisian, bentrokan antara pekerja di PT Gunbuster Nickel Industry Morowali Utara, Sulawesi Tengah, Sabtu menewaskan dua orang pekerja dan sembilan lainnya mengalami luka-luka parah.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

Beritasatu /  🏆 26. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Anggota DPR F-PKS Desak Pemerintah Cabut Izin PT Gunbuster Nickel Industry (GNI) DicabutAnggota DPR F-PKS Desak Pemerintah Cabut Izin PT Gunbuster Nickel Industry (GNI) DicabutAnggota Komisi VII DPR Mulyanto minta izin GNI dicabut karena kecelakaan kerja dan bentrok antar pekerja yang total tewaskan 4 orang.
Baca lebih lajut »

Anggota Komisi I DPR Minta Pemerintah Investigasi Peran Anton GobayAnggota Komisi I DPR Minta Pemerintah Investigasi Peran Anton GobayTertangkapnya Anton Gobay di Filipa merupakan titik awal yang penting dalam memberantas sindikat pemasok senjata ilegal kepada Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua.
Baca lebih lajut »

Muhaimin: Pemerintah Harus Penuhi Tuntutan Korban Kasus HAM Berat |Republika OnlineMuhaimin: Pemerintah Harus Penuhi Tuntutan Korban Kasus HAM Berat |Republika OnlineKetum PKB Muhaimin Iskandar minta pemerintah untuk memenuhi tuntuan korban HAM berat.
Baca lebih lajut »

DPR Minta Usut Dugaan Aliran Dana Lukas Enembe ke Separatis PapuaDPR Minta Usut Dugaan Aliran Dana Lukas Enembe ke Separatis PapuaAnggota Komisi I DPR Dave Laksono meminta aparat penegak hukum menelusuri dugaan aliran dana dari Gubernur Papua Lukas Enembe ke kelompok separatis Papua.
Baca lebih lajut »

Cairan Vape Mengandung Narkoba, DPR Desak Pemerintah Buka MataCairan Vape Mengandung Narkoba, DPR Desak Pemerintah Buka MataAnggota Komisi IX DPR RI Irma Suryani Chaniago mendesak pemerintah untuk membuka mata pada temuan kandungan narkoba dalam vape.
Baca lebih lajut »

DPR Kritisi soal Penghentian Liga 2, Minta PSSI Tinjau KembaliDPR Kritisi soal Penghentian Liga 2, Minta PSSI Tinjau KembaliRapat Komite Eksekutif Pesatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) memutuskan untuk menghentikan kompetisi Liga 2 dan Liga 3.
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-28 12:23:07