Anggota DPR Komisi VII Achmad Farial menegaskan, pemerintah harus menjelaskan detil penyebab padamnya listrik di Jabodetabek...
Sejumlah penumpang MRT dievakuasi dari kereta bawah tanah yang terhenti di dekat stasiun MRT Kebayoran akibat terhentinya pasokan listrik. Foto/Koran SINDI/Yorri Farli- Anggota DPR RI Komisi VII Achmad Farial menegaskan, pemerintah yaitu Presiden Jokowi atau menteri BUMN harus menjelaskan detil penyebab padamnya listrik di Jabodetabek dan sebagian Jawa selama rata-rata enam jam pada hari ini.
"Pemerintah harus menjelaskan apa sebabnya. Begitu juga Menteri BUMN yang menunjuk direksi harus bertanggung jawab," ujar Farial saat dihubungi SINDOnews, Minggu . Menurutnya, hal ini adalah kejadian luar biasa karena DKI Jakarta adalah pusat pemerintahan sebuah negara. Dia mempertanyakan apakah kejadian yang sempat menjadi
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Pemerintah Kaji Revisi UU ITE, Anggota Komisi I DPR Soroti Diskresi PenyidikPemerintah akan mengkaji soal revisi Undang-Undang ITE setelah Presiden Joko Widodo (Jokowi) meneken Keppres amnesti untuk Baiq Nuril. Begini kesepakatannya: Jokowi BaiqNuril
Baca lebih lajut »
Pemerintah-DPR Didesak Sahkan RUU Perlindungan Data PribadiPenyelesaian pembahasan RUU Perlindungan Data Pribadi dinilai penting mengantisipasi penyalahgunaan data pribadi yang makin marak.
Baca lebih lajut »
Anggota DPR Optimistis terhadap Hasil RUU SDADPR optimistis hasil RUU SDA berujung pada kesepakatan bersama Pemerintah
Baca lebih lajut »
DPR minta PLN 'all out' atasi pemadam listrik totalKetua Komisi VII dari Fraksi Gerindra Gus Irawan Pasaribu mendesak PLN segera menyelesaikan persoalan pemadaman listrik yang terjadi secara total di wilayah ...
Baca lebih lajut »
Masih Asumsi, DPR Tunggu Kajian Resmi Biaya Pemindahan Ibu Kota
Baca lebih lajut »
Genjot Peran Swasta, Pemerintah Minta BUMN 'Mengalah'Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menilai dominasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) membuat investasi sektor swasta tersendat. Ini upayanya: BUMN via detikfinance
Baca lebih lajut »