Beyond the Breaking News

DPR AS tuntut penyelidikan pembunuhan warga AS kulit hitam

Indonesia Berita Berita

DPR AS tuntut penyelidikan pembunuhan warga AS kulit hitam
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama

DPR AS yang dimotori oleh Demokrat meminta Dep.Kehakiman menyelidiki perbuatan jahat sistemik polisi menyusul serentetan pembunuhan tingkat tinggi oleh polisi terhadap warga Amerika Afrika. MinneapolisRiot GeorgeFloyd

Pengunjuk rasa berkumpul di lokasi dimana George Floyd, pria hitam tak bersenjata, dijatuhkan oleh seorang petugas polisi yang berlutut di lehernya sebelum kemudian meninggal di rumah sakit di Minneapolis, Minnesota, Amerika Serikat, Selasa .

REUTERS/Eric Miller/foc/djo Kepercayaan masyarakat kepada administrasi peradilan yang buta sedang diuji secara serius oleh pembunuhan terhadap beberapa warga Amerika Afrika baru-baru ini Washington - Komisi Kehakiman DPR Amerika Serikat yang dimotori oleh Demokrat pada Kamis meminta Departemen Kehakiman menyelidiki perbuatan jahat sistemik polisi menyusul serentetan pembunuhan tingkat tinggi oleh polisi terhadap warga Amerika Afrika. Pembunuhan George Floyd di Minneapolis, yang tewas ketika polisi kulit putih menginjakkan lututnya di bagian leher, dan Breonna Taylor, yang ditembak di apartemennya di Louisville, Kentucky, menimbulkan pertanyaan apakah polisi terlibat dalam "skema atau praktek tindakan inkonstitusional," kata Ketua Komisi Jerrold Nadler dan anggota Demokrat lainnya kepada Jaksa Agung William Barr melalui surat. Surat itu juga meminta departemen agar menyelidiki otoritas penegak hukum setempat yang bertanggung jawab atas penyelidikan kematian Ahmaud Arbery, pria kulit hitam tak bersenjata lainnya yang ditembak mati oleh mantan pejabat polisi dan putranya saat joging di permukimannya di Georgia. "Kepercayaan masyarakat kepada administrasi peradilan yang buta sedang diuji secara serius oleh pembunuhan terhadap beberapa warga Amerika Afrika baru-baru ini," tulis Nadler. Kematian Floyd, Arbery dan juga Taylor menyita perhatian nasional dan pendukung hak sipil yang mengatakan mereka menjadi insiden yang terbaru dalam sejarah panjang serangan bermotif rasis terhadap pria dan wanita kulit hitam tak bersenjata oleh polisi kulit putih atau pelaku. Kematian Floyd memicu protes brutal pekan ini, setelah video yang menunjukkan dirinya terengah-engah saat seorang polisi menekan leher Floyd dengan lututnya, menjadi viral. Peristiwa itu menggemakan kematian Eric Gamer pada 2014 di New York, yang ikut mendorong bangkitnya gerakan Black Lives Matter. FBI telah menyelidiki tiga insiden terbaru dan departemen tersebut mengatakan sedang mempertimbangkan apakah akan mengajukan tuntutan kejahatan kebencian terhadap pembunuh Arbery.

GooglePlease follow us on Google to support us
Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

antaranews /  🏆 6. in İD

 

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Komisi II DPR Setuju Pilkada Serentak Digelar 9 DesemberKomisi II DPR Setuju Pilkada Serentak Digelar 9 DesemberSeluruh tahapan Pilkada harus dilakukan sesuai dengan protokol kesehatan, berkoordinasi dengan Gugus Tugas Covid-19.
Baca lebih lajut »

Komisi II DPR Setuju Pilkada 2020 Digelar 9 Desember |Republika OnlineKomisi II DPR Setuju Pilkada 2020 Digelar 9 Desember |Republika OnlineSeluruh tahapan Pilkada harus dilakukan sesuai dengan protokol kesehatan.
Baca lebih lajut »

Komisi X DPR: Wacana Pembukaan Sekolah Perlu Pertimbangan MatangKomisi X DPR: Wacana Pembukaan Sekolah Perlu Pertimbangan MatangHuda mengatakan, pembukaan sekolah di masa pandemi merupakan sebuah pertaruhan besar. Apalagi laju penularan Covid-19 di Tanah Air belum turun.
Baca lebih lajut »

Komisi VI DPR: Pemberlakuan New Normal Harus Konsisten dan TegasKomisi VI DPR: Pemberlakuan New Normal Harus Konsisten dan TegasDeddy mengatakan, pemerintah harus memperhatikan beberapa langkah sebelum menerampak new normal. Pertama, sosialisasi harus dilakukan massif kepada seluruh lapisan masyarakat, terutama mereka yang tidak atau kurang mengakses informasi.
Baca lebih lajut »

Komisi VI DPR: Jangan Mematikan Koperasi Digital dengan Label Pinjaman Online IlegalKomisi VI DPR: Jangan Mematikan Koperasi Digital dengan Label Pinjaman Online IlegalSoal ada penipuan, ada penyebaran data pribadi dan intimidasi itu urusan yang berbeda, silakan ditindak sesuai kewenangan lembaga.
Baca lebih lajut »



Render Time: 2026-07-16 20:33:13