Warga harus melihat maggot sebagai sesuatu yang memiliki nilai jual karena sudah banyak aplikasi yang bersedia membeli hasil budi daya maggot dengan harga baik.
BUDI DAYA maggot memberikan keuntungan ekonomis dan dapat mengurangi sampah organik rumah tangga. Terlebih, jumlah sampah organik di masyarakat cukup tinggi.
“Dengan membudidayakan maggot, masyarakat bisa berkontribusi dalam mengurangi jumlah sampah organik yang berasal dari rumah tangga,” jelas Hugo dalam keterangan tertulisnya, Rabu . Sebagai gambaran, jumlah sampah yang masuk TPA Bantar Gebang Bekasi mencapai 7.200 ton per hari. Dari jumlah itu, 40% ialah sampah organik
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Lembaga Halal PWM DIY sosialisasikan sertifikasi halal di TaiwanLembaga Halal Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) bersama Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta dan Pimpinan Cabang ...
Baca lebih lajut »
Cak Imin Beri Tugas ke Pendeta Lorens, Sosialisasikan Kinerja Moncer Anies saat Jadi DKI 1Duet Anies-Cak Imin yang sudah dideklarasikan disebut akan terus menjaga kebhinekaan tetap solid terjaga
Baca lebih lajut »
[HOAKS] Dosen Pembimbing Skripsi Jokowi Jadi BuronNarator video hanya membahas soal pendapat warganet yang menilai masa pendidikan Jokowi di UGM janggal. Padahal, klaim itu keliru.
Baca lebih lajut »
Maba UGM ‘Bercyanda’ Disentil Dosen Gegara Absen Kuliah dan Lebih Pilih SyutingMahasiswa baru (maba) Universitas Gadjah Mada (UGM) Abigail Geuneve Arista atau akrab disapa Gege kena sentil dosen lantaran absen di jam mata kuliahnya.
Baca lebih lajut »
Terima SK, 32 Dosen PPPK Universitas Pattimura Siap Bertugas32 tenaga pendidik atau dosen berstatus PPPK di Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon, Maluku, siap bertugas.
Baca lebih lajut »