Untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi lebih jauh lagi, industri manufaktur bisa menjadi salah satu yang didorong.
BANK Indonesia menggelar seminar internasional bertajuk 'Structural Transformation through Manufacturing Sector Development for High and Sustainable Economic Growth.'
"Seminar ini bertujuan membahas peta jalan strategi pengembangan manufaktur Indonesia dan mencapai pemahaman bersama tentang kebijakan dan strategi industri yang paling tepat serta didukung pembelajaran dari negara lain," kata Doddy di Gedung Bank Indonesia, Jakarta Pusat, Senin . Dirinya menilai angka pertumbuhan ekonomi Indonesia sebagai negara berkembang masih cukup baik di tengah kondisi ketidakpastian global.Untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi lebih jauh lagi, Doddy mengungkapkan industri manufaktur bisa menjadi salah satu yang didorong.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Belanja Barang Lebih Dorong Pertumbuhan Ekonomi1 persen kenaikan belanja barang berkontribusi 0,08 persen terhadap ekonomi.
Baca lebih lajut »
Mendikbud Dorong Sekolah tak Angkat Guru Honorer LagiUpaya ini dilakukan agar permasalahan guru honorer dapat dituntaskan.
Baca lebih lajut »
Strategi Pemprov Jatim Dorong Ekspor Olahan KopiDinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jatim berupaya meningkatkan kualitas produk olahan kopi untuk mendongkrak ekspor. EksporOlahanKopi
Baca lebih lajut »
Jokowi Dorong Masyarakat Tingkatkan Kesalehan SosialHubungan baik antar masyarakat masih harus ditingkatkan lagi di Indonesia.
Baca lebih lajut »
Pelatihan Dasar SDM Kepariwisataan Dorong Mahasiswa Kembangkan Wisata DesaBanyak yang bisa dipetik dalam kegiatan Pelatihan Dasar SDM Kepariwisataan Goes To Campus di STKIP PGRI Sampang, Madura,...
Baca lebih lajut »
Bawaslu Dorong Bentuk Peradilan Pemilu untuk Pilkada 2020Abhan menilai, saat ini dalam menyelesaikan sengketa pemilu terjadi tumpang tindih dengan lembaga pengadilan lainnya seperti MA, PTUN dan MK.
Baca lebih lajut »