Sebelum kasus Doland Trump, tidak ada presiden AS, baik saat menjabat atau sesudahnya, yang menghadapi tuntutan pidana.
Bagikan Facebook Twitter WhatsApp Linkedin Telegram A- A+ Bisnis.com, JAKARTA – Donald Trump menyerukan kepada para pendukungnya untuk menggelar protes massal terkait rencana penangkapannya oleh otoritas Amerika Serikat yang diperkirakan pada Selasa pekan depan. Adapun kantor kejaksaan Manhattan, New York telah menyelidiki mengenai kasus tutup mulut yang dilakukan pengacara Trump kepada seorang bintang porno.
Mengutip Reuters, Sabtu , penyelidikan oleh kantor kejaksaan Manhattan dilakukan saat Trump mengincar pencalonan dari Partai Republik sebagai presiden pada 2024. Trump membantah perselingkuhan itu terjadi dan menyebut penyelidikan oleh Bragg yang seorang Demokrat, sebagai kampanye hitam.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
YouTube Memulihkan Kanal Donald TrumpYouTube melarang Trump pada 2021 karena melanggar kebijakannya menghasut kekerasan setelah penyerbuan Capitol.
Baca lebih lajut »
2 Tahun Ditangguhkan, YouTube Pulihkan Channel Donald TrumpAkun Trump ditangguhkan lebih dari dua tahun setelah kerusuhan Capitol Hill yang mematikan pada 6 Januari 2021.
Baca lebih lajut »
'Donald Trump Resmi Kembali ke Youtube dan FacebookDonald Trump kembali ke berbagai platform medsos, YouTube dan Facebook, setelah dua tahun dilarang menyusul serangan ke Gedung Capitol 6 Juni 2021.
Baca lebih lajut »
YouTube pulihkan akun Donald Trump setelah dibekukan dua tahunYouTube milik Alphabet Inc&39;s pada Jumat memulihkan akun mantan Presiden AS Donald Trump setelah dibekukan selama dua tahun akibat kerusuhan yang dilakukan ...
Baca lebih lajut »
Donald Trump Klaim Bakal Ditangkap Selasa Depan, Minta Pendukungnya ProtesJaksa telah memberikan bukti pembayaran oleh mantan pengacara Donald Trump kepada bintang porno Stormy Daniels.
Baca lebih lajut »