Kongres AS ingin melarang penjualan senjata ke Arab Saudi dan Uni Emirate Arab.
REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Presiden Amerika Serikat , Donald Trump pada Rabu memveto tiga resolusi kongres, yang bertujuan melarang pemerintahannya menjual senjata miliaran dolar AS dan dukungan ke Arab Saudi dan Uni Emirate Arab .
Dilansir dari Voice of America Kamis Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo bulan lalu menggunakan ancaman dari Iran sebagai alasan untuk menyetujui penjualan senjata senilai 8,1 miliar dolar AS kepada dua sekutu di Teluk Persia, yang merupakan musuh Teheran. Di samping itu, keputusan Trump pada Mei untuk menjual senjata melalui persetujuan kongres membuat anggota parlemen marah. Partai Demokrat dan Republik di Senat bersatu dalam memperkenalkan resolusi untuk memblokir penjualan senjata.
Baca Juga Gedung Putih berpendapat bahwa menghentikan penjualan senjata akan mengirim sinyal bahwa AS tidak mendukung mitra dan sekutunya, terutama pada saat ancaman terhadap mereka meningkat. Paket senjata tersebut termasuk ribuan amunisi berpemandu presisi, bom, dan amunisi lainnya serta dukungan perawatan pesawat.
Senator Demokrat Bob Menendez dari New Jersey, di Komite Hubungan Luar Negeri Senat, memimpin upaya itu. Ia mendapat dukungan dari dua Senator Republik, Lindsey Graham dari Carolina Selatan dan Rand Paul dari Kentucky. Kemarahan telah meningkat di Kongres atas hubungan dekat pemerintahan Trump dengan Saudi. Hal itu dipicu oleh korban sipil yang tinggi dalam perang yang dipimpin Saudi di Yaman, kampanye militer yang dibantu AS, dan pembunuhan kolumnis AS yang berbasis di Jamal Khashoggi oleh Agen Saudi. Keputusan Trump pada Mei untuk menjual senjata semakin menambah ketegangan.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Hubungan dengan Iran Panas, AS Bakal Kirim Ratusan Pasukan ke Arab SaudiBerdasarkan keterangan dari dua sumber pejabat AS, mereka mempertimbangkan mengirim 500 tentara ke Pangkalan Udara Prince Sultan, timur ibu kota Riyadh. Berikut beritanya. Internasional
Baca lebih lajut »
Satgas TPPO Bareskrim Mabes Polri Ungkap Penganiayaan Pekerja Migran Indonesia di Arab SaudiTasini sebagai korban dipulangkan dari Arab pada Kamis 4 Juli 2019 tanpa melalui KBRI ke Indonesia dengan kondisi luka-luka.
Baca lebih lajut »
Arab Saudi Serukan Dunia Beraksi atas Pembajakan Kapal oleh IranPada saat yang sama, Iran memperingatkan dengan nada ancaman bahwa seluruh kapal musuh di Teluk Persia berada dalam pantauannya....
Baca lebih lajut »
Arab Saudi: Hentikan Agresi Israel!Arab Saudi mengecam aksi pembongkaran rumah-rumah warga Palestina di Yerusalem timur oleh Israel. Arab Saudi mengecam aksi...
Baca lebih lajut »