Dokter Tempeleng Batita Tidak Ditahan, Ini Alasan Polrestabes Makassar

Indonesia Berita Berita

Dokter Tempeleng Batita Tidak Ditahan, Ini Alasan Polrestabes Makassar
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 Beritasatu
  • ⏱ Reading Time:
  • 53 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 24%
  • Publisher: 59%

Polrestabes Makassar tidak menahan dokter Makmur Surudji, mantan Wadir RSU Bahagia Bahagia yang menempeleng batita saat bermain catur. 

), tidak menahan dokter Makmur Surudji, mantan Wakil Direktur Bidang Pelayanan Medik Rumah Sakit Umum Bahagia yang telah ditetapkan sebagai tersangka karena telah menempeleng batita saat bermain catur.Pasal 76C UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak yang menjerat dokter Makmur ancaman hukumannya hanya 3 tahun 6 bulan. Sementara, Pasal 21 KUHAP mengatur penahanan dilakukan terhadap tersangka yang diancam hukuman penjara 5 tahun atau lebih.

Penetapan tersangka dokter Makmur dilakukan berdasarkan hasil gelar perkara dari berbagai rangkaian pemeriksaan dan olah TKP di lokasi kejadian. Hal itu diperkuat dengan saksi serta hasil visum korban yang diterima penyidik Unit PPA Satreskrim Polrestabes Makassar. Dalam kasus kekerasan anak ini, polisi telah menyita sejumlah barang bukti. Beberapa di antaranya rekaman CCTV dan keterangan empat orang saksi serta hasil visum.

"Pemeriksaan terhadap tersangka, dan sudah kita buktikan bahwa patut diduga adanya tindak pidana perlindungan anak, yaitu Pasal 80 ayat 1 juncto Pasal 76 C Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014, tentang Perlindungan Anak," jelasnya. Meski tidak ditahan, dokter Makmur telah dipecat dari jabatannya sebagai wakil direktur bidang pelayanan medik RSU Bahagia yang berlokasi di Minasa Upa, Kecamatan Rappocini, Makassar.

Pemecatan itu buntut dari tindakan dokter Makmur menempeleng batita saat bermain catur di sebuah warung kopi di Jalan Anggrek, Kecamatan Panakkukang, Makassar, Kamis lalu.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

Beritasatu /  🏆 26. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Dokter yang Tempeleng Batita Dipecat sebagai Wadir RSU Bahagia MakassarDokter yang Tempeleng Batita Dipecat sebagai Wadir RSU Bahagia MakassarAkibat menempeleng kepala anak batita di sebuah warung kopi di Jalan Toddopuli, Kecamatan Rappocini, Makassar, Wadir Pelayanan Medik RSU Bahagia, dipecat tidak hormat
Baca lebih lajut »

Jadi Tersangka, Dokter Makmur Bantah Tempeleng Batita Saat Bermain CaturJadi Tersangka, Dokter Makmur Bantah Tempeleng Batita Saat Bermain CaturMantan Wadir RSU Bahagia Makassar, dokter Makmur Surudji masih saja berkelit dan membantah telah menempeleng batita saat bermain catur. 
Baca lebih lajut »

RSU Bahagia Makassar Pecat Tidak Hormat Dokter Penganiaya BalitaRSU Bahagia Makassar Pecat Tidak Hormat Dokter Penganiaya BalitaOknum dokter bernama Makmur dipecat tidak hormat dari Wakil Direktur RSU Bahagia Makassar gegara menganiaya balita saat bermain catur.
Baca lebih lajut »

Diperiksa Sebagai Tersangka Penganiayaan Balita, Dokter Makmur Malah Asyik Main HP di Depan Penyidik - Tribun-timur.comDiperiksa Sebagai Tersangka Penganiayaan Balita, Dokter Makmur Malah Asyik Main HP di Depan Penyidik - Tribun-timur.comMantan Wakil Direktur Pelayanan RSU Bahagia, Makmur lagi asyik main ponsel saat diperiksa penyidik Polrestabes Makassar. Kini Makmur menyandang status tersangka penganiayaan anak balita oleh Polrestabes Makassar. (ld) Makassar
Baca lebih lajut »

Eks Wadir RSU Bahagia Makassar Penganiaya Anak Dibawah Umur, Ditetapkan Tersangka, Hanya Wajib LaporEks Wadir RSU Bahagia Makassar Penganiaya Anak Dibawah Umur, Ditetapkan Tersangka, Hanya Wajib LaporOknum Dokter yang menganiaya bocah tiga tahun di Makassar akhirnya ditetapkan tersangka oleh Polrestabes Makassar. pelaku justru tidak ditahan hanya wajib lapor.
Baca lebih lajut »

Oknum Dokter di Makassar Tampar Balita hingga Jatuh, Ini 5 Hal DiketahuiOknum Dokter di Makassar Tampar Balita hingga Jatuh, Ini 5 Hal DiketahuiSimak hal-hal diketahui terkait aksi oknum dokter di Makassar menganiaya balita hingga terjatuh dan terbentur kursi.
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-26 23:59:18