Dokter Kanker Anak Minim di RI, Apa Beasiswa Spesialis Kemenkes Bisa Dongkrak?

Indonesia Berita Berita

Dokter Kanker Anak Minim di RI, Apa Beasiswa Spesialis Kemenkes Bisa Dongkrak?
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 liputan6dotcom
  • ⏱ Reading Time:
  • 50 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 23%
  • Publisher: 83%

Produksi dokter kanker anak bisa didongkrak lewat beasiswa pendidikan dokter spesialis dari Kemenkes atau tidak?

Liputan6.com, Jakarta Indonesia masih kekurangan dokter spesialis kanker anak. Secara umum, data Ikatan Dokter Anak Indonesia hingga Februari 2023 mencatat, hanya ada 62 dokter konsultan kanker yang tersebar di 25 provinsi dan paling banyak bertugas di wilayah Indonesia bagian barat.

Salah satu caranya adalah Kemenkes mendorong pengembangan rumah sakit di daerah agar mampu memberikan pelayanan kanker. Kemudian, produksi dokter spesialis didorong juga lewat beasiswa atau fellowship dari Kemenkes yang bekerja sama dengan lembaga lain, seperti Lembaga Pengelola Pendidikan . "Tetapi, tentu tidak bisa dilakukan sekaligus karena daya tampung sentra pendidikan tidak mencukupi."

2 dari 3 halamanProduksi Dokter Onkologi dan Obat Kanker TerbatasKetua UKK Hematologi Onkologi IDAI Teny Tjitra Sari membeberkan, salah satu tantangan jumlah kanker anak masih relatif tinggi adalah minimnya dokter di sejumlah provinsi. Dari segi obat-obatan untuk kanker anak juga masih terbatas impor. Kondisi ini berdampak pada ketersediaan obat termasuk di masa awal pandemi COVID-19.

“Kurangnya dokter spesialis itu nyata. Masyarakat hingga kini sulit untuk mendapatkan akses ke dokter," tegasnya dalam pernyataan resmi pada Senin, 13 Februari 2023.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

liputan6dotcom /  🏆 4. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Ketua MPR Bamsoet Sebut Layanan Kanker Anak Belum Dapat Perhatian, Ini Kata KemenkesKetua MPR Bamsoet Sebut Layanan Kanker Anak Belum Dapat Perhatian, Ini Kata KemenkesRumah sakit (RS) di daerah sedang didorong agar bisa melakukan pelayanan kanker anak.
Baca lebih lajut »

Selain Leukimia, Ini Kanker yang Kerap Terjadi pada AnakSelain Leukimia, Ini Kanker yang Kerap Terjadi pada AnakKeberadaan kanker pada anak sulit diketahui, anak belum tentu dapat mengekspresikan apa yang mereka rasakan. Orang tua, pahami gejala kanker anak.
Baca lebih lajut »

Shelvie Hana Ribut soal Anak, Daus Mini: Itu Bukan Anaknya LohShelvie Hana Ribut soal Anak, Daus Mini: Itu Bukan Anaknya LohShelvie Hana ribut soal anak, Daus Mini tegaskan anak tersebut adalah anak adopsi
Baca lebih lajut »

SILO Kembangkan Layanan Unggulan Penanganan Kanker, Ada Rumah HarapanSILO Kembangkan Layanan Unggulan Penanganan Kanker, Ada Rumah HarapanSILO mengembangkan layanan unggulan penanganan kanker, jadi rumah harapan untuk pasien kanker
Baca lebih lajut »

RI Darurat Spesialis Kanker, Cuma Ada 62 Dokter Onkologi di IndonesiaRI Darurat Spesialis Kanker, Cuma Ada 62 Dokter Onkologi di IndonesiaAda 11 ribu kasus baru kanker anak, saat dokter onkologi yang tersedia sangat terbatas, hanya 62 dokter di 25 provinsi. Ini kata IDAI.
Baca lebih lajut »

5 Pola Hidup Sehat Bisa Mencegah Risiko Kanker pada Anak5 Pola Hidup Sehat Bisa Mencegah Risiko Kanker pada AnakBelum semua jenis kanker pada anak mempunyai metode untuk deteksi dini, selain itu kanker pada anak juga tidak dapat dicegah, pola hidup sehat bisa
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-27 01:44:41