Dokter Ingatkan, Ngorok Bukan Tanda Tidur Nyenyak

Indonesia Berita Berita

Dokter Ingatkan, Ngorok Bukan Tanda Tidur Nyenyak
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 liputan6dotcom
  • ⏱ Reading Time:
  • 32 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 16%
  • Publisher: 83%

Ternyata, ngorok atau mendengkur saat tidur bukan berarti tidur nyenyak. Menurut dokter spesialis paru, mendengkur merupakan salah satu gejala gangguan tidur sleep apnea.

Liputan6.com, Jakarta - Dokter spesialis paru konsultan, Andika Chandra Putra, mengatakan banyak orang salah kaprah mengenai mendengkur atau ngorok saat tidur. Kerap dianggap kalau seseorang ngorok artinya tidur nyenyak.“Dalam masyarakat kita, yang menyatakan kalau snoring atau mendengkur menunjukkan bahwa tidurnya nyenyak sekali, padahal itu menunjukkan sudah terjadi penghambatan pernapasan,” ungkap dokter yang praktik di Rumah Sakit Yarsi Jakarta itu.

Ngorok Bisa Jadi Tanda Ada Gangguan Apnea Tidur Lebih lanjut, Andika menjelaskan, mendengkur dapat menjadi tanda adanya gangguan obstructive sleep apnea atau apnea tidur. Mendengkur merupakan salah satu masalah tidur yang dialami oleh banyak orang. Tidur bersama tukang ngorok pengaruhi kesehatan fisik dan mental.

“Dua atau tiga tahun lalu kita selalu ada di rumah, prevalence untuk obesitas itu juga meningkat,” jelasnya.“Dengan skrining, kita bisa menentukan kemungkinan risiko OSA. Kemudian, kita buktikan dengan pemeriksaan tes tidur dengan polisomnografi,” pungkas dokter lulusan Hiroshima University Jepang tersebut.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

liputan6dotcom /  🏆 4. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Menkes: RUU Kesehatan Bukan untuk Dokter Atau Kemenkes, tapi MasyarakatMenkes: RUU Kesehatan Bukan untuk Dokter Atau Kemenkes, tapi MasyarakatBudi Gunadi Sadikin sebut RUU Kesehatan yang sudah jadi inisiatif DPR, dibuat untuk memperbaiki pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Baca lebih lajut »

Menkes: RUU Kesehatan Bukan Untuk Dokter, Tapi MasyarakatMenkes: RUU Kesehatan Bukan Untuk Dokter, Tapi MasyarakatMenteri Kesehatan (Menkes) RI Budi Gunadi Sadikin menegaskan sejumlah anggapan miring terkait Rancangan Undang-Undang (RUU) Kesehatan. Selengkapnya: ___ Vivacoid Menkes Masyarakat
Baca lebih lajut »

RUU Kesehatan, Menkes Budi Sederhanakan Penerbitan STR Dokter dan Dokter GigiRUU Kesehatan, Menkes Budi Sederhanakan Penerbitan STR Dokter dan Dokter GigiMenkes berencana menyederhanakan pembuatan surat tanda registrasi (STR) bagi para dokter dan dokter gigi di Indonesia.
Baca lebih lajut »

Mahfud: Transaksi Mencurigakan Rp300 T di Kemenkeu Bukan Korupsi dan Bukan Pencucian UangMahfud: Transaksi Mencurigakan Rp300 T di Kemenkeu Bukan Korupsi dan Bukan Pencucian UangMahfud MD menyebut bahwa transaksi mencurigakan senilai Rp300 triliun di Kemenkeu bukan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dan bukan korupsi.
Baca lebih lajut »

Transaksi Aneh Rp300 Triliun di Kemenkeu Disebut Bukan Korupsi, Mahfud MD: Apa Namanya, Kok Bukan Korupsi?Transaksi Aneh Rp300 Triliun di Kemenkeu Disebut Bukan Korupsi, Mahfud MD: Apa Namanya, Kok Bukan Korupsi?Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD berikan tanggapannya lagi soal aliran dana tak wajar Rp300 triliun di Kemenkeu
Baca lebih lajut »

Meninggal Tak Wajar di Nabire, Ini Sosok Dokter Mawar di Mata sang IbuMeninggal Tak Wajar di Nabire, Ini Sosok Dokter Mawar di Mata sang IbuSang ibu mengungkap sosok dokter Mawartih Susantiy atau dokter Mawar, dokter spesialis paru yang meninggal tak wajar di Nabire, Papua Tengah.  - Halaman 1
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-27 20:16:23