Dokter di AS Jarang Memberi Obat Batuk dan Pilek untuk Anak

Indonesia Berita Berita

Dokter di AS Jarang Memberi Obat Batuk dan Pilek untuk Anak
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 republikaonline
  • ⏱ Reading Time:
  • 24 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 13%
  • Publisher: 63%

Pengawas obat AS menyarankan obat batuk pilek tidak bebas diberikan kepada anak.

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Dalam sebuah studi, diketahui bahwa banyak dokter di Amerika Serikat yang jarang merekomendasikan pemberian obat batuk dan pilek, secara khusus adalah kepada anak-anak di negara itu. Hal ini terjadi meski kekhawatiran bahwa tindakan tersebut tidak efektif, bahkan bisa menyebabkan efek samping serius dan berpotensi membuat pasien dalam kondisi fatal.

Rekomendasi-rekomendasi inilah yang mempengaruhi para dokter dalam memberikan resep. Para peneliti kemudian memeriksa data yang mewakili 3,1 miliar kunjungan dokter anak selama 14 tahun, yakni dimulai dari 2002 hingga 2015. Meski demikian, penelitian juga mengungkapkan bahwa resep antihistamin untuk anak-anak di bawah usia 4 tahun meningkat 10 kali lipat. Sementara, untuk anak-anak berusia 4 hingga 5 tahun pemberian obat ini meningkat lima kali lipat.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

republikaonline /  🏆 16. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Pemprov DKI dan Siloam Group Bantu 1.040 Pengungsi AsingPemprov DKI dan Siloam Group Bantu 1.040 Pengungsi AsingLayanan Kesehatan Siloam terdiri dari 22 dokter dan 30 perawat untuk 1.000 pengungsi
Baca lebih lajut »

Kementerian PPPA temukan diskriminasi dalam kasus dokter disabilitasKementerian PPPA temukan diskriminasi dalam kasus dokter disabilitasKementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak menemukan ada diskriminasi dalam kasus dokter gigi disabilitas di Solok Selatan, Sumatera Barat yang ...
Baca lebih lajut »

Kementerian PPPA advokasi kasus dokter gigi disabilitas di SumbarKementerian PPPA advokasi kasus dokter gigi disabilitas di SumbarKementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak melakukan advokasi kasus drg Romi Syofpa Ismael seorang penyandang disabilitas yang dianulir ...
Baca lebih lajut »

Fakta Buya Syafii Dirawat di Rumah Sakit, Iritasi Batu Ginjal hingga Jokowi Kirim DokterFakta Buya Syafii Dirawat di Rumah Sakit, Iritasi Batu Ginjal hingga Jokowi Kirim DokterPresiden Jokowi mengutus tim dokter kepresidenan ke Sleman, DIY, untuk memantau kondisi Buya Syafii. Buya diketahui mengalami iritasi batu ginjal.
Baca lebih lajut »

Dokter Bagikan Kiat Miliki Kulit BersinarDokter Bagikan Kiat Miliki Kulit BersinarPerawatan, gaya hidup hingga pola makan pengaruhi kesehatan kulit.
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-28 20:21:16