Rahmat Effendi menilai, shalat Jumat lebih efektif hanya dilakukan satu gelombang selama kapasitas di masjid cukup.
“Sepanjang kapasitas masjid dengan jaga jarak dapat dilakukan satu kali ibadah saya kira lebih efektif satu kali ibadah. Sepanjang kapasitas masjid cukup dilakukan satu kali ibadah saya kira lebih efektif satu kali ibadah,” ujar Rahmat di Bekasi, Jumat .Ia mengatakan, tak masalah shalat jamaah satu gelombang. Paling penting adalah para jemaah mengikuti aturan shalat sesuai aturan protokol pencegahan Covid-19.
“Berita itu sudah tersosialisasi ke masyarakat dan masyarakat sudah menyesuaikan. Tentunya DMI sudah berkoordinasi dengan Majelis Ulama Indonesia Pusat artinya itu sudah menjadi keputusan lembaga dan keputusan umat,” tutur dia.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
New Normal, DMI Usul Salat Jumat Ganjil Genap Nomor HPMengantisipasi jemaah salat jumat yang tak tertampung akibat skema jaga jarak, DMI menganjurkan pembagian gelombang berdasarkan ganjil genap nomor HP.
Baca lebih lajut »
Kata MUI soal Usul DMI Salat Jumat Pakai Ganjil Genap Nomor HPSekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI), Anwar Abbas, mengatakan pihaknya tidak mengenal pengaturan salat Jumat dua gelombang dengan disesuaikan pada ganjil-genap nomor telepon jemaah.
Baca lebih lajut »
MUI Respons DMI: Kami Hanya Kenal Salat Jumat Satu GelombangMUI menanggapi usulan Dewan Masjid Indonesia terkait salat Jumat dua gelombang. Menurut MUI, DMI mempunyai hak untuk mengambil sikap itu.
Baca lebih lajut »
DMI Atur Salat Jumat dengan Ganjil Genap Nomor HPMUI DKI Jakarta merespons soal surat edaran yang dikeluarkan Ketua DMI Jusuf Kalla, soal ketentuan salat Jumat yang dibagi dua gelombang berdasarkan sistem ganjil genap nomor HP
Baca lebih lajut »
DMI Atur Salat Jumat 2 Gelombang Berdasar Nomor HP, MUI Jabar: Tak Sah!MUI Jawa Barat tetap berpegang pada fatwa nomor 10 tahun 2000 tentang pelaksanaan salat Jumat. MUI Jabar menolak pelaksanaan salat Jumat dua gelombang 'ganjil-genap' berdasarkan nomor handphone. SalatJumat
Baca lebih lajut »