DK PBB sepertinya akan mengizinkan pengiriman bantuan PBB bagi sekitar 4 juta orang di Suriah barat daya dari Turki hingga Januari.
New York, Beritasatu.com - DK PBB sepertinya akan mengizinkan pengiriman bantuan PBB bagi sekitar 4 juta orang di Suriah barat daya dari Turki hingga Januari, menurut para diplomat, Senin .
Operasi bantuan ke Suriah itu mencakup pengiriman pangan, obat-obatan dan pendirian tempat penampungan di wilayah yang dikuasai kelompok oposisi. Agar lolos, sebuah resolusi memerlukan sembilan suara dan tidak diveto oleh anggota tetap DK PBB, yaitu Rusia, Tiongkok, AS, Prancis dan Inggris.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Diplomat AS-Rusia bertengkar di DK PBB Soal Bantuan ke SuriahDiplomat AS dan Rusia bertengkar di Sidang DK PBB untuk membahas kelanjutan operasi pengiriman bantuan di Suriah.
Baca lebih lajut »
AS-Rusia Masih Berdebat di DK PBB, Bantuan ke Suriah Terancam DihentikanBantuan kepada sekitar empat juta orang di Suriah dari Turki belum bisa dilanjutkan, karena Rusia dan AS belum mencapai kata sepakat. Keduanya masih berdebat
Baca lebih lajut »
Rusia Gunakan Veto di DK PBB untuk Putus Bantuan ke Suriah, Warga Protes: Kami Bisa MatiWarga Suriah barat laut yang dikuasai pemberontak memperingatkan krisis kemanusiaan bisa semakin dalam, menyusul veto Rusia di Dewan Keamanan PBB.
Baca lebih lajut »
Sebut Ada Pelanggaran di Operasi PBB, Rusia Singgung Pengendalian Pemerintah Suriah - Pikiran-Rakyat.comPembahasan tersebut menemui jalan terjal dengan Rusia memakai hak veto terhadap usulan yang disampaikan negara anggota Dewan Keamanan PBB.
Baca lebih lajut »
PBB: Populasi Dunia akan Tembus 8 Miliar Tahun IniPerserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Senin (11/7) memperkirakan populasi dunia akan mencapai delapan miliar pada 15 November. Hal tersebut terungkap dalam sebuah laporan yang mengatakan India akan menjadi negara terpadat di dunia pada 2023, menggeser predikat yang telah lama disematkan untuk...
Baca lebih lajut »
Bicara di PBB, Kaesang Berbagi Pengalaman Bisnis Masa Pandemi Covid-19Kaesang Pangarep, pendiri GK Hebat berbagi pengalaman bisnisnya dalam menghadapi dampak Covid-19 dalam rangkaian pertemuan PBB HLPF ECOSOC 2022.
Baca lebih lajut »