Operator PLN yang disebut dispatcher, memonitor dan menjaga pasokan listrik di balik layar nonstop 24 jam walaupun di hari libur.
Salah seorang Dispatcher PLN di Makassar, Taufik menceritakan sepenggal kisahnya selama bertugas. Taufik bertutur, tantangan menjadi dispatcher itu menurutnya termasuk beresiko tinggi.
"Normalnya kan Senin-Jumat dan Sabtu-Minggu itu libur, tetapi kami apabila piketnya bertepatan dengan hari libur atau hari raya, harus tetap masuk," aku Taufik.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Benny Tjokro Bayar Lunas Denda Rp 5 M Kurang dari 24 JamTerbukti melakukan manipulasi laporan keuangan 2016, OJK menjatuhkan sanksi dan denda kepada PT Hanson Internasional Tbk (MYRX) dan pemiliknya Benny Tjokrosaputro. OJK via detikfinance
Baca lebih lajut »
Belanja Musim Panas Premier League Capai Rp 24,2 TriliunFantastis! Belanja klub-klub Premier League di bursa transfer musim panas 2019 tercatat mencapai angka 1,41 miliar pound sterling. Tapi, angka ini belum menggusur rekor di 2017. premierleague via detiksport
Baca lebih lajut »
Tinggal di Apartement Mewah, 24 Imigran Kena Razia ImigrasiApartement Mediterania di kawasan Tanjung Duren, Grogol Petamburan, Jakarta Barat di sisir petugas Imigrasi, Jumat (9/8/2019) dini hari. Hasilnya, 24 imigran dari Afrika yang melakukan overstay diamankan petugas.
Baca lebih lajut »
BIN: Usia 17-24 tahun rentan terpapar radikalismeJuru bicara Badan Intelijen Negara (BIN) Wawan Purwanto mengatakan anak muda usia 17-24 tahun rentan terpapar paham radikal dan terorisme, karena masih dalam ...
Baca lebih lajut »
BIN: Usia 17-24 Tahun Rentan Terpapar RadikalismeRentang usia tersebut, pemuda masih dalam fase menjati diri.
Baca lebih lajut »
BIN Sebut Target Utama Penyebaran Paham Radikalisme Usia 17-24BIN menyebutkan, masyarakat yang berusia 17-24 tahun menjadi sasaran paham radikalisme, termasuk di Indonesia.
Baca lebih lajut »