Dispar Mataram Tutup Destinasi Wisata untuk Main Layangan |Republika Online

Indonesia Berita Berita

Dispar Mataram Tutup Destinasi Wisata untuk Main Layangan |Republika Online
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 republikaonline
  • ⏱ Reading Time:
  • 68 sec. here
  • 3 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 30%
  • Publisher: 63%

Penutupan dilakukan karena keurumunan massa tidak bisa dihindari.

REPUBLIKA.CO.ID, MATARAM -- Dinas Pariwisata Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, menutup aktivitas permainan layang-layang di destinasi wisata, meskipun pemerintah kota telah resmi membuka kembali sejumlah lokasi wisata dengan tatatan baru Covid-19."Khusus untuk aktivitas bermain layang-layang di destinasi wisata terutama di Pantai Loang Baloq tidak kita izinkan.

"Untuk mengindari terjadinya penyebaran COVID-19, aktivitas bermain layang-layang di destinasi wisata tetap ditutup sesuai instruksi Wali Kota Mataram pada 13 Juli 2020," katanya lagi. Untuk mengawasi dan menghindari agar tidak terjadi penumpukan warga, setiap hari pihaknya menyiagakan empat orang petugas yang berasal dari unsur BPBD, TNI/Polri, dan Satpol PP Kota Mataram bersama petugas dari Dispar Kota Mataram. Para pengunjung yang datang ke destinasi wisata dengan membawa layangan, tidak diizinkan masuk. Begitu juga kalau ada warga yang masuk melalui belakang akan tegur.

Aktivitas bermain layang-layang itu muncul begitu saja sejak akhir Juni 2020, setiap sore di Pantai Loang Baloq, sehingga objek wisata itu dipenuhi warga yang ingin main layangan dan yang hanya sekadar menonton. Selain mendapat hiburan menonton layang-layang pada sore hari, masyarakat juga bisa menikmati keindahan pantai dan sunset di Pantai Loang Baloq secara gratis.

"Itu bukan lomba karena kami maupun masyarakat tidak ada menggelar kegiatan resmi lomba layang-layang, tapi itu sebatas lomba para penggemar layangan dengan berbagai keunikannya dan mengambil lokasi di Pantai Loang Baloq, Kecamatan Sekarbela," katanya.sumber : Antara BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

republikaonline /  🏆 16. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

584 Destinasi Wisata Kalbar Belum Tergali dengan Baik |Republika Online584 Destinasi Wisata Kalbar Belum Tergali dengan Baik |Republika OnlinePotensi pariwisata Kalbar yang belum tergarap dengan baik, yaitu Pantai Temajuk.
Baca lebih lajut »

564 Destinasi Wisata di Kalbar Belum Tergali Maksimal |Republika Online564 Destinasi Wisata di Kalbar Belum Tergali Maksimal |Republika OnlineSalah satu pariwisata Kalbar yang belum tergarap dengan baik yaitu Pantai Temajuk.
Baca lebih lajut »

ITDC Komitmen Wujudkan Pariwisata Sebagai |em|Leading Sector|/em| |Republika OnlineITDC Komitmen Wujudkan Pariwisata Sebagai |em|Leading Sector|/em| |Republika OnlineBUMN ini membantu pemerintah dalam mengembangkan destinasi wisata baru di Indonesia
Baca lebih lajut »

Turis Asing Dilarang Masuk RI Sampai Akhir 2020Turis Asing Dilarang Masuk RI Sampai Akhir 2020Turis asing dilarang berwisata ke Indonesia hingga akhir 2020. Saat ini pemerintah sedang mengutamakan program untuk mendorong turis agar kembali berlibur di RI. via detikfinance
Baca lebih lajut »

VIDEO: Gerbang Pariwisata Thailand Kembali DibukaVIDEO: Gerbang Pariwisata Thailand Kembali DibukaDestinasi wisata di Thailand mulai dibuka untuk wisatawan domestik setelah tidak ada catatan kasus baru selama lebih dari 70 hari.
Baca lebih lajut »

Jokowi: Pemerintah tak Main-Main Berantas Korupsi |Republika OnlineJokowi: Pemerintah tak Main-Main Berantas Korupsi |Republika OnlinePemerintah tak pernah bermain-main dengan upaya pemberantasan korupsi.
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-04-03 04:01:39