Rombongan pekerja migran ini akan berangkat ke luar negeri dengan tujuan ke timur tengah tanpa dilengkapi dokumen yang sah.
Surabaya, Beritasatu.com - Tim gabungan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Timur bersama Kemenaker, Imigrasi dan BIN, Sabtu siang mencegah 87 Pekerja Migran Indonesia ilegal yang akan diberangkatkan ke luar negeri melalui Bandara Internasional Juanda Surabaya.
Pencegahan dilakukan lantaran para PMI berangkat tanpa dilengkapi dokumen yang sah terkait ketenagakerjaan ke luar negeri.PMI Disekap di Dubai, Migrant Care Desak Jaringan Perdagangan Manusia Ditangkap Setelah upaya penggagalan pemberangkatan TKI ilegal ini, mereka yang seluruhnya wanita ini dibawa oleh petugas ke shelter milik Disnakertrans Jatim untuk didata dan diantar pulang ke tempat asal masing-masing.
Kepala Disnakertrans Jatim, Himawan Estu Bagijo mengatakan rombongan pekerja migran ini berangkat ke luar negeri dengan tujuan ke timur tengah tanpa dilengkapi dokumen yang sah, bahkan keberangkatan ini ada indikasi kejahatan tindak pidana perdagangan orang atau TPPO. "Kami bersama Kemenaker, Imigrasi, Lanudal, Avsec dan BIN, kami ingin sampaikan ada 87 tenaga kerja yang akan diselundupkan ke luar negeri dan semuanya perempuan. Itu dapat dicekal di Bandara Juanda hari ini.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Modus Peredaran Rokok Ilegal di Kudus, Manfaatkan Jasa Pengiriman BarangKantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Tipe Madya Cukai Kudus, Jateng, mengungkap peredaran rokok ilegal yang memanfaatkan jasa pengiriman barang.
Baca lebih lajut »
Rusia: Pengiriman tank bukti Eropa terlibat langsung dalam konflikRusia menilai keputusan negara-negara Eropa dan anggota NATO yang berencana memasok tank ke Kiev telah menunjukkan keterlibatan langsung mereka dalam konflik ...
Baca lebih lajut »
Mitsubishi Pastikan Pengiriman Xpander Cross Makin CepatPT. Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) memastikan konsumen tidak perlu khawatir lagi soal waktu inden New Xpander Cross.
Baca lebih lajut »
Pengiriman Tank Leopard Jerman dan Abrams AS ke Ukraina Disebut Kesalahan Fatal NATO, Ini AlasannyaRusia menanggap pengiriman tank Leopard 2 dan M1 Abrams untuk Ukraina kesalahan fatal, bukan hanya akan disapu habis tetapi juga akan jadi perang terbuka Barat
Baca lebih lajut »
Pengiriman Tank ke Ukraina Dinilai Akan Perpanjang KonflikKeputusan sejumlah negara Barat untuk mengirim tank dan kendaraan lapis baja ke Ukraina dinilai akan memperpanjang konflik dan diyakini akan lebih banyak jatuh...
Baca lebih lajut »