Pertimbangan hakim Marco Wiliam Erari terhadap terdakwa korupsi Johannes Rettob tidak ditahan dan tetap menjalankan tugas sebagai Plt Bupati Mimika adalah alasan yang sangat subjektif.
KUASA hukum Aliansi Masyarakat dan Mahasiswa Papua antikorupsi Michael Himan mempertanyakan aspek diskresi hakim tindak pidana korupsi yang belum juga menahan Pelaksana Tugas Bupati Mimika Johannes Rettob dalam dugaan kasus korupsi pengadaan pesawat dan helikopter di Kabupaten Mimika.
Menurut dia, perlakuan istimewa yang diterima Plt Bupati Mimika berbeda dengan empat pejabat orang asli Papua di antaranya Barnabas Suebu , Lukas Enembe , Eltinus Omaleng , dan Ricky Ham Pagawak yang langsung ditahan. "Atau karena ada kekuatan besar di belakangnya? Ini yang harus diusut sehingga tidak dianggap yang bersangkutan kebal hukum," tegas Pigai.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Heboh Mendengar Suara Meriam di Sukamakmur, Plt Bupati Bogor Langsung Turun Tangan | merdeka.comPlt Bupati Bogor Iwan Setiawan melakukan kunjungan ke Desa Sukamulya, Kecamatan Sukamakmur belum lama ini.
Baca lebih lajut »
Plt Bupati Langkat Buka Puasa Bersama Ulama dan Pimpinan PonpesPlt Bupati Langkat H.Syah Afandin,SH menjalin silaturrahmi dengan pimpinan Pondok Pesantren se-Kabupaten Langkat, di Ruang Pola Kantor Bupati Langkat, Jumat (14/4).
Baca lebih lajut »
Charta Politika: Jaro Ade Jadi Kandidat Calon Bupati Bogor Terkuat |Republika OnlinePosisi berikutnya anggota DPR Elly Rachmat Yasin dan Plt Bupati Bogor Iwan Setiawan.
Baca lebih lajut »
Akal Bulus M Adil Gadaikan Kantor Bupati Meranti ke Bank Riau Rp100 MiliarKPK mengaku kaget dengan aksi Bupati Meranti nonaktif yang menggadaikan kantor Bupati ke bank.
Baca lebih lajut »
KPK Dalami Dugaan Gadai Kantor Bupati oleh Eks Bupati Kepulauan Meranti Muhammad AdilKPK Dalami Dugaan Gadai Kantor Bupati oleh Eks Bupati Kepulauan Meranti Muhammad Adil TempoNasional
Baca lebih lajut »
Terkuak, Bukan Hanya Kantor Bupati Meranti yang Digadaikan Muhamamd AdilKantor Bupati Meranti, Riau, ternyata digadaikan oleh Bupati Nonaktif Meranti, Muhammad Adil, sebesar Rp 100 miliar. Bukan hanya Kantor Bupati yang digadai...
Baca lebih lajut »