Dishub DKI: WFH ASN Kurangi Lima Persen Kemacetan Jakarta

Indonesia Berita Berita

Dishub DKI: WFH ASN Kurangi Lima Persen Kemacetan Jakarta
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 mediaindonesia
  • ⏱ Reading Time:
  • 70 sec. here
  • 3 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 31%
  • Publisher: 92%

KEPALA Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Syafrin Liputo menjelaskan WFH berhasil mereduksi atau menurunkan angka kemacetan di Jakarta sekitar lima persen.

KEPALA Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo, menjelaskan, kebijakan bekerja dari rumah atau work from home bagi aparatur sipil negara di lingkungan Pemprov DKI Jakarta dan jajaran berhasil mereduksi atau menurunkan angka kemacetan di Jakarta sekitar lima persen.

"Kami sudah melakukan evaluasi. Volume lalu lintas hari Selasa kemarin turun sekitar lima persen. Artinya, pelaksanaan WFH ini cukup efektif ditinjau dari pengurangan trafik kemacetan berdasarkan arus lalu lintas kendaraan yang kami pantau," ungkap Syafrin, di Jakarta, Rabu . Menurut dia, angka penurunan kemacetan tersebut didapatkan berdasarkan hasil survei dan evaluasi Dishub DKI secara keseluruhan mulai pukul 06.00 WIB hingga pukul 22.00 WIB."Kami baru lihat dari sisi penurunan volume kendaraan, dengan trafik yang biasanya melintas 1.000 kendaran, sekarang ini menurun sekitar lima persen," ujarnya.

Syafrin menambahkan, meski penurunan kemacetan tersebut belum terlalu besar, tetapi kebijakan bekerja dari rumah untuk ASN diharapkan menjadi contoh bagi perusahaan swasta untuk menerapkan kebijakan yang sama demi kepentingan warga Jakarta umumnya."Memang jika dilihat populasi jumlah ASN di Jakarta, total yang beraktivitas itu dari pegawai pemerintah pusat dan daerah sekitar lima persen. Ini sudah digabung dengan pusat," lanjutnya.

Syafrin mengatakan, kebijakan WFH bagi ASN di lingkungan Pemprov DKI berlaku hingga 21 Oktober 2023. Kebijakan itu hanya berlaku bagi para ASN dengan kategori staf atau pendukung. Adapun bagi ASN yang bertugas di bidang pelayanan langsung kepada masyarakat, kebijakan WFH ini tidak berlaku.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

mediaindonesia /  🏆 2. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

ASN DKI WFH Jalanan Masih Saja Macet, Pj Gubernur DKI: Siap-Siap Kena Tilang EmisiASN DKI WFH Jalanan Masih Saja Macet, Pj Gubernur DKI: Siap-Siap Kena Tilang EmisiJalanan masih macet meskipun Pemprov DKI sudah menerapkan kebijakan 50 persen Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Heru Siapkan aturan ini
Baca lebih lajut »

Hari Kedua WFH ASN DKI, Jakarta Masih Jadi Kota Paling Berpolusi Kedua SeduniaHari Kedua WFH ASN DKI, Jakarta Masih Jadi Kota Paling Berpolusi Kedua SeduniaHari kedua pemberlakuan work from home (WFH) bagi sebagian PNS DKI Jakarta masih belum berdampak signifikan bagi kualitas udara di Jakarta.
Baca lebih lajut »

ASN Jakarta Mulai WFH, DKI Jadi Kota Nomor 3 dengan Kualitas Udara Paling BurukASN Jakarta Mulai WFH, DKI Jadi Kota Nomor 3 dengan Kualitas Udara Paling BurukDengan diterapkannya WFH Jakarta, dampaknya pun mulai terlihat dengan turunnya peringkat Jakarta menjadi nomor 3 kota dengan kualitas udara terburuk di dunia.
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-03-01 02:22:44