Menanggapi larangan Jokowi beri biskuit untuk cegah stunting, Kementerian Kesehatan atau Kemenkes memberikan penjelasan. Apa katanya?
Direktur Jenderal Kesehatan Masyarakat Kemenkes, Maria Endang Sumiwi mengatakan pemilihan makanan pabrikan seperti biskuit diberikan oleh kader posyandu kepada balita, karena dinilai bisa dengan mudah memenuhi standar gizi yang diharuskan. Di sisi lain, pangan lokal yang memang lebih bergizi tidak mudah diolah.
Sayangnya, saat itu karena mencari makanan yang terstandarisasi untuk balita, lalu keluarlah kebijakan pemberian biskuit. Apalagi makanan biskuit lebih mudah dan gampang diberikan kepada anak, untuk digenggam dan dimakan."Pak Jokowi sendiri mau gampang-gampang aja nih, yang susah nyiapin di posyandu butuh banyak usaha," tutur Endang.
"Ternyata kita sudah melihat di 16 kabupaten itu bisa dilakukan , dimasak oleh kader dengan menu khusus yang memenuhi kebutuhan gizinya, baik protein atau kebutuhan gizi yang lain," jelas Endang. Tapi khusus untuk 389 kabupaten kota dengan fiskal atau ekonomi pemerintah daerah yang rendah dan menengah, maka dana akan diberikan langsung oleh Kemenkes."Tapi yang kami harapkan yang fiskalnya tinggi daerah, bisa menganggarkan 125 kabupaten yang fiskalnya tinggi," jelas Endang.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Usai Cabut PPKM, Jokowi Beri Warning Begini ke Warga RIPresiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan seluruh pihak masih harus tetap harus berhati-hati usai pencabutan PPKM.
Baca lebih lajut »
Begini Kata Spotify Menanggapi Gangguan Pagi IniBegini kata Spotify menanggapi gangguan yang terjadi Jumat pagi
Baca lebih lajut »
Di Tengah Isu Keretakan Hubungan Jokowi-Nasdem, Surya Paloh Temui Jokowi di Istana NegaraDi tengah isu kerenggangan hubungan Presiden Jokowi dan Nasdem, terutama pasca Nasdem deklarasi Anies sebagai bakal capres dan semakin lekat dengan partai...
Baca lebih lajut »
Kemenkes Sebut Vaksinasi Covid-19 untuk Anak 6 Bulan ke Atas Dilakukan Mulai Maret 2023Kemenkes menyebut vaksinasi Covid-19 untuk anak-anak usia 6 bulan ke atas sudah bisa diberikan mulai Maret 2023. Dengan pakai Pfizer
Baca lebih lajut »
Kemenkes: Biskuit PMT berjamur untuk atasi stunting sudah diperiksaTemuan biskuit PMT berjamur pertama kali diterima Kemenkes dari Tegal, Jawa Tengah. Setelah laporan itu, Kemenkes langsung memeriksa kondisi setiap biskuit sesuai dengan batch masa kirimnya di gudang pengadaan dengan menggunakan alat.
Baca lebih lajut »
Kajian Kemenkes soal Vaksin untuk Anak Usia Dibawah 6 Tahun: Pakai Sinovac dan PfizerKemenkes tengah melakukan pengkajian untuk mempersiapkan penggunaan vaksin Covid-19 bagi anak yang telah mencapai usis 6 tahun.
Baca lebih lajut »