Jokowi menyerahkan pencalonan presiden dan wakil presiden ke partai politik.
PRESIDEN Joko Widodo menyerahkan urusan pencalonan presiden dan wakil presiden ke pada partai politik. Hal itu keungkapkan kepala negara menjawab isu soal keterlibatannya dalam mendukung Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir dalam pencalonan presiden 2024.
"Urusan capres, urusan cawapres itu urusan partai. Urusan partai atau koalisi partai. Bukan urusan presiden. Sudah," ujar Jokowi di sela-sela kunjungannya ke Pasar Balimester, Jatinegara, Jakarta, Selasa . Jokowi berkunjung untuk mengecek harga kebutuhan pokok terutama beras yang belakangan ini mengalami kenaikan.
Kabar adanya peran Jokowi memberikan dukungan pada Prabowo dan Erick disampaikan oleh Ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa Jawa Tengah KH Muhammad Yusuf Chudlori atau biasa dipanggil Gus Yusuf. Dalam video yang beredar, Ia mengungkap alasan Partai Kebangkitan Bangsa meninggalkan koalisi dengan Partai Gerindra untuk bergabung dengan Partai Nasdem.Menurutnya Jokowi meminta pada Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar untuk mendukung Prabowo dan Erick.
Secara terpisah, Partai Kebangkitan Bangsa tidak membantah pernyataan Ketua Gus Yusuf. Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid menyampaikan bahwa Gus Yusuf dikenal sebagai sosok yang jujur. Selain itu, Jazilul juga mengatakan hal yang dikatakan Gus Yusuf sudah menjadu rahasia umum."Dan juga yang disampaikan Gus Yusuf itu sebetulnya sudah menjadi rahasia umum," ucap Jazilul.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
PKB Soroti pengakuan Jokowi Punya Data Intelijen Parpol, Singgung Petugas PartaiPKB yakin Jokowi akan berlaku adil dan menghormati domain partai politik.
Baca lebih lajut »
Minta Tanda Tangan Jokowi, Raffi Ahmad: Ya PansoslahMinta Tandatangan Jokowi, Raffi Ahmad: Ya Pansoslah
Baca lebih lajut »
Pengakuan Jokowi Soal Informasi Arah Politik dari Intelijen Disebut Skandal dan Penyalahgunaan WewenangPRESIDEN Jokowi menyampaikan bahwa dirinya mendapatkan informasi dari komunitas intelijen di Indonesia (BIN, BAIS dan Intelijen Polri) mengenai data, survei, dan arah partai politik.
Baca lebih lajut »
7 Pernyataan Terkini Jokowi Terkait Perkembangan Politik Saat Ini, Minta Relawan Panaskan MesinPresiden Jokowi kembali menyampaikan sejumlah hal terkait perkembangan politik saat ini. Salah satunya dia menceritakan awal mula dirinya masuk ke dunia politik.
Baca lebih lajut »
PKS Minta Jokowi Tidak Pakai Data Intelijen untuk Eliminasi ParpolPKS meminta Jokowi tak menggunakan data dari intelijen mengenai 'jeroan' partai politik untuk merusak keberadaan partai tertentu.
Baca lebih lajut »
Ogah Dinego, Ini Alasan Jokowi Minta Gedung di Universitas NU Yogya Wajib 9 LantaiJokowi berharap, meski belum bisa menyambangi gedung tersebut secara langsung usai selesai dibangun, namun gedung tersebut sudah bisa digunakan untuk kegiatan perkuliahan.
Baca lebih lajut »