Disapu Puting Beliung, Puluhan Rumah Rusak rumahrusak
ntb.jpnn.com, LOMBOK TIMUR - Akibat angin puting beliung, puluhan rumah warga di Kecamatan Keruak, Lombok Timur, NTB rusak.Camat Keruak, Ahmad Subhan mengatakan, ada 29 unit rumah yang rusak.
Baca Juga:"Rata-rata yang terdampak adalah rumah panggung dan hanya rusak di bagian atap rumah. Semua rusak ringan kecuali satu bangunan gudang pembuatan meubel rusak sedang," katanya, Kamis . Sebanyak 27 rumah rusak berlokasi di Desa Tanjung Luar sebanyak, yakni 10 unit di Dusun Toroh Selatan, 9 unit di Dusun Toroh Tengah, dan 8 unit di Dusun Kampung Tengah.Baca Juga:"Total sementara 29 unit," katanya.
Bencana alam ini terjadi saat cuaca panas, tiba-tiba turun hujan dan hanya sesaat datang angin puting beliung yang menyapu atap rumah warga.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Puluhan Rumah di Dua Desa di Lotim Rusak Disapu Puting BeliungDesa Tanjung Luar dan Ketapang Raya di Kecamatan Keruak kembali disapu angin puting beliung, Kamis (12/1). Camat Keruak Ahmad Subhan menerangkan, peristiwa tersebut menyebabkan puluhan rumah warga mengalami rusak ringan dan sedang.
Baca lebih lajut »
Puluhan Rumah di Lombok Timur Rusak Akibat Puting BeliungPuluhan rumah rusak akibat angin puting beliung di Lombok Timur, NTB. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.
Baca lebih lajut »
Datang lagi, Puting Beliung Rusak 10-an Rumah Warga di Desa Catur BoyolaliAngin puting beliung merusak 10 rumah warga di Desa Catur, Kecamatan Sambi, Kabupaten Boyolali pada Rabu (11/1/2023) sore.
Baca lebih lajut »
'Jangan Khawatir, Ibu': Kisah Anak 5 Tahun yang Disapu Banjir California saat Hari Pertama SekolahBadai yang menghantam negara bagian California, Amerika Serikat (AS) telah menewaskan 17 orang. Badai memicu banjir bandang dan longsor di berbagai tempat.
Baca lebih lajut »
Galeri foto: India disapu gelombang dingin, bekukan danau hingga pipa air - BBC News IndonesiaPenurunan suhu telah menyebabkan gangguan pada transportasi kereta api, udara, dan jalan raya di India.
Baca lebih lajut »