Dirut BPJS apresiasi implementasi antrean online di RSUD Ciawi
REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Sejalan dengan komitmennya untuk memberikan pelayanan terbaik kepada peserta Program JKN-KIS, BPJS Kesehatan telah menciptakan inovasi antrean online demi memberikan kemudahan dalam pelayanan peserta JKN-KIS di fasilitas kesehatan.
“Dengan layanan antrean online di aplikasi Mobile JKN, pasien JKN-KIS tidak perlu antre berlama-lama, sehingga mencegah terjadinya kerumunan. Saya harap sosialisasi menu antrean online pada aplikasi Mobile JKN bisa kian digalakkan sehingga masyarakat dapat memanfaatkannya dengan baik. Di RSUD Ciawi, antrean online sudah diterapkan cukup efektif. Kami berharap hal ini bisa dioptimalkan ke depannya,” kata Ghufron.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
22,3 Juta Warga Miskin Belum Masuk PBI BPJS |Republika OnlineKemensos baru berhasil memverifikasi 74,4 juta identitas masyarakat miskin.
Baca lebih lajut »
2 Juta Peserta JKN Turun Kelas, Ini Usul BPJS Watch |Republika OnlineBPJS Watch memberikan lima usulan.
Baca lebih lajut »
Sebanyak 22,3 Juta Warga Miskin Belum Teregistrasi PBI BPJS |Republika OnlinePemerintah menyediakan kuota PBI nasional untuk 96,8 juta jiwa.
Baca lebih lajut »
BPJS Kesehatan Tingkatkan Layanan Digital di Pasaman Barat |Republika OnlineBPJS Kesehatan imbau warga Pasaman Barat gunakan JKN Mobile
Baca lebih lajut »
BPJS Kesehatan: Pandemi Tak Halangi Kabupaten Sukabumi Capai Universal Health CoverageBPJS Kesehatan memberikan apresiasi kepada Pemkab karena terus mendukung implementasi program JKN-KIS dan mengupayakan tercapainya Universal Health Coverage (UHC) untuk seluruh penduduk Kabupaten Sukabumi. BPJSKesehatan
Baca lebih lajut »
Dirut BRI CEO CSR of The YearImplementasi dari People, Planet dan Profit Bank BRI dituangkan dalam tujuh sektor bantuan. TempoBisnis
Baca lebih lajut »