Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ali Ghufron Mukti mengajak masyarakat untuk tetap menerapkan pola hidup sehat, apalagi selama masa pandemi Covid-19 ini. BPJSKesehatan
- Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ali Ghufron Mukti bersama tenaga kesehatan mengajak masyarakat untuk tetap menerapkan pola hidup sehat, meski pandemi Covid-19 masih belum usai.masyarakat sehingga tak mudah jatuh sakit.
Dia juga mengingatkan agar masyarakat mematuhi protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah saat berolahraga untuk mencegah penyebaran Covid-19.
Ghufron juga mengapresiasi upaya Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama dan jajaran tenaga medis yang telah menggerakkan masyarakat menjalani pola hidup sehat. Hingga saat ini BPJS Kesehatan juga terus membina kemitraan dengan seluruh kementerian/lembaga agar penyelenggaraan Program JKN-KIS dapat berjalan dengan optimal, seperti memperkuat sinergi dengan Pemda dalam mendukung upaya promotif preventif melalui penyediaan sarana prasarana penunjang dan mengoptimalkan pemanfaatan teknologi digital."Dengan demikian, masyarakat dapat dengan mudah mengakses layanan tanpa harus keluar rumah," tambah Ghufron.
Ghufron menyampaikan, meski secara bertahap telah dilaksanakan vaksinasi Covid-19, masyarakat tetap wajib melaksanakan protokol kesehatan yang ketat.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Eko Nugriyanto: BPJS Ketenagakerjaan Melindungi Seluruh Pekerja Yang Berkarya Untuk Bangsa Ini - Tribunnews.comBPJS Ketenagakerjaan didorong untuk terus meningkatkan kepesertaan dan pelayanan tidak hanya kepada tenaga kerja non aparatur sipil negara (Non ASN)
Baca lebih lajut »
Pekerja Informal Butuh BPJS Ketenagakerjaan, Demi Keluarga |Republika OnlineMenaker ajak pekerja informal ikut BPJS Ketenagakerjaan demi keluarga.
Baca lebih lajut »
Sampaikan Instruksi Prabowo, Sekjen Gerindra Minta Kader Jadi Pendekar NKRISekjen menegaskan, ideologi dan kesehatan juga harus dijaga oleh kader Gerindra di masa pandemi Covid-19.
Baca lebih lajut »
Denda Pelanggar Prokes COVID-19 di Kota Bekasi Capai Rp186 JutaDenda dari pelanggar protokol kesehatan (Prokes) selama pandemi COVID-19 di Kota Bekasi sudah mencapai Rp186.419.000. Besaran denda itu terhitung dari Januari 2021...
Baca lebih lajut »
Epidemiolog Minta Warga Segera Vaksin Covid-19 dan Tak Pilih-pilih MerekKementerian Kesehatan menyatakan masih ada sebagian masyarakat yang pilih-pilih merek vaksin Covid-19.
Baca lebih lajut »
Penelitian sebut vaksin COVID-19 turunkan masalah kesehatan mentalPandemi COVID-19 sangat mempengaruhi peningkatan stres masyarakat. Namun, sebuah penelitian di AS baru-baru ini menemukan bahwa vaksin COVID-19 berpotensi ...
Baca lebih lajut »