Din Sebut Kekuasaan Saat Ini Telah Berhadapan dengan Rakyat

Indonesia Berita Berita

Din Sebut Kekuasaan Saat Ini Telah Berhadapan dengan Rakyat
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 CNN Indonesia
  • ⏱ Reading Time:
  • 1 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 4%
  • Publisher: 53%

Din Syamsuddin menyebut pemangku amanat rakyat saat ini telah bersikap pongah. Banyak pihak yang menyuarakan kebenaran dan keadilan, diabaikan.

Mantan Ketua Umum Pengurus Pusat Muhammadiyah Din Syamsuddin. mengungkapkan keresahannya terkait kondisi Indonesia saat ini, terutama di bidang penegakan hukum.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

CNN Indonesia /  🏆 27. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Din Syamsuddin Sebut Ada 150 Tokoh Merapat ke KAMIDin Syamsuddin Sebut Ada 150 Tokoh Merapat ke KAMIDin Syamsuddin menyatakan kehadiran Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) untuk melakukan pengawasan sosial.
Baca lebih lajut »

Deklarasi KAMI, Din Syamsudin sebut 150 tokoh bergabungDeklarasi KAMI, Din Syamsudin sebut 150 tokoh bergabungDin Syamsudin, salah satu inisiator Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) menyebutkan setidaknya 150 tokoh yang sudah tergabung dalam KAMI yang akan ...
Baca lebih lajut »

Sidang Mahasiswa Kendari Tewas, Saksi Sebut Ditekan saat BAPSidang Mahasiswa Kendari Tewas, Saksi Sebut Ditekan saat BAPSeorang saksi dalam sidang mengaku ditekan saat pembuatan BAP agar hanya menunjuk satu oknum polisi yang terlibat dalam peristiwa penembakan.
Baca lebih lajut »

WHO Sebut Kendala Utama Membuka Sekolah Kembali saat PandemiWHO Sebut Kendala Utama Membuka Sekolah Kembali saat PandemiDirektur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus pada Kamis mengatakan bahwa salah satu kendala utama untuk kembali membuka sekolah di seluruh dunia adalah kurangnya fasilitas dasar untuk mencuci tangan.
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-04-04 05:03:23