Diminati Gen Z, Ini 8 Ponsel Jadul yang Pernah Berjaya TempoTekno
TEMPO.CO, Jakarta - Meskipun ketinggalan zaman, beberapa ponsel jadul kembali diminati dan digunakan saat ini. Sebagian kalangan Gen Z bahkan terungkap menggunakannya sebagai pelarian dari beban mental gara-gara penggunaan smartphone.Meskipun tidak terlalu banyak memiliki fungsi—hanya untuk telepon dan SMS—ponsel jadul setidaknya juga cocok sebagai barang koleksi. Berikut beberapa ponsel jadul yang pernah berjaya pada masanya, yang mengungkap pula kalau merek Nokia pernah mendominasi,1.
Layarnya menggunakan monochrome graphic dan resolusinya 101 x 64 piksel. Secara ukuran, Siemens C45 memiliki dimensi 109 x 46 x 23 mm dan bobot yang ringan 107 g. Berbentuk kecil, penempatan tiap tombol di ponsel juga unik dan sulit digunakan ketika baru pertama kali menggunakannya.Model ini hanya mampu menampung kapasitas 50 kontak di dalam phonebook, tanpa slot memori eksternal, dan memiliki 20 bahasa.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Pernah Bertugas di Afganistan, Pangeran Harry Buka Suara Soal TalibanPangeran Harry, yang pernah menjalani tugas militer di Afganistan, buka suara soal kekuasaan Taliban saat ini
Baca lebih lajut »
Dikabarkan ke Arsenal, Ramsdale tak Masuk Skuad Sheffield |Republika OnlineRamsdale yang diminati Arsenal merupakan bagian skuad Inggris pada Piala Eropa 2020.
Baca lebih lajut »
Kemenkes Sebut Syarat Vaksin Moderna Tergantung DaerahKemenkes menegaskan vaksinasi Moderna hanya untuk masyarakat yang belum pernah menerima vaksin dosis satu dan dua.
Baca lebih lajut »
Gim Jadul Bisa Berharga Miliaran Rupiah, Kok Bisa?Sebagai barang antik, gim jadul bisa dihargai miliaran rupiah.
Baca lebih lajut »
Dilarang Membaca BukuPada saat yang sama, ketika sebuah buku dilarang dengan cara-cara yang keji, kita sesungguhnya telah menghapus jejak pemikiran yang pernah dicapai sebuah bangsa pada suatu masa. Epilog fajar_arcana AdadiKompas
Baca lebih lajut »