Dilema Jatim: PSSB Surabaya Setop, Penularan Covid-19 Melaju |Republika Online

Indonesia Berita Berita

Dilema Jatim: PSSB Surabaya Setop, Penularan Covid-19 Melaju |Republika Online
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 republikaonline
  • ⏱ Reading Time:
  • 69 sec. here
  • 3 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 31%
  • Publisher: 63%

Tingkat penularan Covid-19 meningkat setelah PSBB Surabaya Raya tak diperpanjang.

REPUBLIKA.CO.ID, oleh Dadang Kurnia Baca Juga Jawa Timur masih menjadi provinsi dengan kasus harian Covid-19 terbanyak se-Indonesia. Pada Kamis , diumumkan 384 kasus baru Covid-19 di Jatim dari total 1.331 kasus baru secara nasional.

Ketua Rumpun Kuratif Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jatim Joni Wahyuhadi mengatakan, menilai, seharusnya ada PSBB tahap keempat. Sebab, kata dia, setelah pelonggaran PSBB Surabaya Raya, transmission rate dan attack rate Covid-19 di Surabaya Raya kembali melonjak. "PSBB atau lockdown bisa dilakukan kalau rate of transmission meningkat. Kita ini mau transisi menuju normal. Tapi kalau ternyata ada rate-nya meningkat lagi atau karena warga tidak peduli lagi kepada protokol kesehatan," kata Joni.

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Heru Tjahjono menegaskan, penerapan PSBB adalah kewenangan pemerintah daerah. Menurutnya, Gubenur Jatim hanya memediasi ketika ada pengajuan PSBB dari suatu daerah, untuk disampaikan ke Kementerian Kesehatan. "Kami menilai harus dengan data dan bukti-bukti lapangan. Kita sudah punya Covid-19 Hunter, sudah berjalan. Bantuan-bantuan rapid test, alat-alat PCR juga berjalan. Itu ingin menggali sampai di mana tingkat penularan tersebut," ujar Heru.

Fikser mengakui, untuk melakukan pemutusan penyebaran Covid-19 di Kota Pahlawan bukan sesuatu yang mudah. Oleh karena itu, menurutnya, perlu keterlibatan masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam upaya tersebut. Kesadaran masyarakat untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan secara ketat, menurutnya harus terus didorong.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

republikaonline /  🏆 16. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

19 Hari Tes Cepat, BIN Temukan 1.300 Positif Covid-19 di Surabaya19 Hari Tes Cepat, BIN Temukan 1.300 Positif Covid-19 di SurabayaBadan Intelijen Negara (BIN) menemukan lebih dari 1.300 kasus positif Covid-19 selama 19 hari pelaksanaan tes cepat massal di Surabaya
Baca lebih lajut »

Menko PMK Tawarkan Bantuan Dukung Penelitian Obat COVID-19 Unair SurabayaMenko PMK Tawarkan Bantuan Dukung Penelitian Obat COVID-19 Unair SurabayaMenko PMK Muhadjir Effendy mendukung penelitian lima regimen kombinasi obat COVID-19 yang dilakukan Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. Apa katanya? MuhadjirEffendy ObatCorona
Baca lebih lajut »

Surabaya Tanggap COVID-19
Baca lebih lajut »

Banyak Pasien Meninggal Covid-19 di Surabaya dengan Komorbid |Republika OnlineBanyak Pasien Meninggal Covid-19 di Surabaya dengan Komorbid |Republika OnlineDari 328 pasien meninggal Covid-19 di Surabaya, 300 memiliki penyakit penyerta.
Baca lebih lajut »

Warga Lebih Tenang, Pemkot Surabaya Buka Data Nama & Alamat Pasien Covid-19 ke PublikWarga Lebih Tenang, Pemkot Surabaya Buka Data Nama & Alamat Pasien Covid-19 ke PublikPemkot Surabaya publikasikan nama dan alamat pasien positif Covid-19 agar warga sekitar menjadi lebih peduli sesama dan bisa meningkatkan kewaspadaan.
Baca lebih lajut »

Pemkot Surabaya Buka Peta Alamat Pasien Covid-19Pemkot Surabaya Buka Peta Alamat Pasien Covid-19Setelah membentuk Kampung Wani Jogo Suroboyo, kini data alamat pasien Covid-19 dibuka dalam bentuk peta untuk memutus mata rantai virus corona.
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-27 20:36:58