Hari kedua mal Surabaya buka, pengunjung tampak lebih banyak dibanding hari pertama. Hingga siang, sekitar 6.349 pengunjung dari total kapasitas 80.000 datang.
di Surabaya buka, pengunjung tampak lebih banyak dibanding hari pertama. Bertepatan hari libur nasional, warga yang sudah vaksin dan memenuhi syarat memilih meluangkan waktu masuk mal untuk shopping around.
Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Jawa Timur Sutandi Purnomosidi mengatakan, semua pengunjung dan pekerja di mal wajib mendonlowd aplikasi PeduliLindungi. Di sana ada 3 indikator saat menscan barcode vaksinasi.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Mal Dibuka, APPBI: Banyak Sektor yang TertolongPembukaan mal dengan batasan seperti 25% kapasitas pengunjung dan persyaratan kartu vaksin akan mulai diterapkan di empat kota, yakni Jakarta, Bandung, Semarang, dan Surabaya.
Baca lebih lajut »
Cerita Pengunjung Plaza Marina Gagal Beli HP Gegara Barcode VaksinasiPengunjung Plaza Marina yang akan membeli ponsel terpaksa pulang. Itu karena mal hanya memperbolehkan masuk pengunjung jika bisa menunjukkan barcode vaksin.
Baca lebih lajut »
Antar Anak Nyalon, Ibu Hamil yang Belum Vaksin Mengeluh Tak Bisa Masuk MalSuasana hari kedua mal dibuka kembali, pengunjung lebih ramai. Salah satunya Tunjungan Plaza (TP) Surabaya. Meski begitu beberapa orang ditolak masuk mal.
Baca lebih lajut »
Tunjungan Plaza Mulai Buka, Baca SyaratnyaSelama perpanjangan PPKM pemerintah akan mulai melakukan uji coba pembukaan mal atau pusat perbelanjaan. TunjunganPlaza
Baca lebih lajut »
Positif Covid-19 Bertambah 32.081, Kematian Capai 2.048 OrangKasus positif Covid-19 bertambah 32.081 pada hari ini, Selasa (10/8). Sementara kasus kematian naik 2.048 orang atau tertinggi kedua sepanjang pandemi Covid-19.
Baca lebih lajut »
Kasus Kematian 2.048 Orang, Kemkes: Disebabkan Isoman Tanpa Pantauan NakesMenurut Nadia, banyak pasien Covid-19 yang memutuskan untuk melakukan isoman tanpa konsultasi dengan dokter, dan hal ini menjadi penyebab utama (kematian).
Baca lebih lajut »