Seluruh kejayaan Bank Central Asia (BCA) sirna pada 1997 karena dilanda krisis moneter, di tangan Sudono Salim.
Bank Central Asia sukses menjadi bank swasta terbesar di Indonesia sejak berdiri pada 21 Februari 1957. Namun, seluruh kejayaannya sirna pada 1997 karena dilanda krisis moneter.
Presiden B.J Habibie dalam Detik-Detik yang Menentukan menceritakan kejadian saat itu yang memaksa BCA menutup 16 kantor cabang dan terpaksa meminjam dana ke Bank Indonesia lewat skema Bantuan Likuiditas Bank Indonesia agar tidak bangkrut pada November 1997. Kegagalan pemerintah mengatasi krisis keuangan memantik pergolakan rakyat. Dari sini sentimen terhadap Presiden Soeharto dan kroni-kroninya meningkat. Dan kroni terbesarnya kala itu adalah pemilik BCA, yakni Liem Sioe Liong atau Sudono Salim.
Tak hanya itu, selama bulan Mei 1998, tercatat 122 kantor cabang rusak dan 150 mesin ATM dibobol hingga rugi Rp 3 miliar. Seluruh kerugian ini belum memperhitungkan efek keuangan dari penarikan uang nasabah besar-besaran. Menurut Richard Borsuk dan Nancy Chng dalam Liem Sioe Liong dan Salim Group , untuk membangkitkan kembali BCA pemerintah berencana menjual saham lewat mekanisme di bursa efek pada 1999. Harga yang ditawarkan sebesar Rp 1.400 per lembar saham.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
'BCA Case Competition 2023' Siapkan Hadiah Rp 10 Juta dan Kesempatan Berkarier di BCAPeserta berkesempatan meraih total hadiah Rp 50 juta serta kesempatan magang dan berkarier di BCA.
Baca lebih lajut »
IHSG Melemah, Saham Amman (AMMN) Naik Bareng Grup SalimIHSG ditutup melemah di tengah kenaikan saham Amman (AMMN) bersama sejumlah emiten afiliasi Grup Salim.
Baca lebih lajut »
IPO Cinema XXI dan Irisannya dengan Grup SalimCinema XXI yang bersiap IPO memiliki irisan sejarah dengan Grup Salim melalui salah satu pendirinya Sudwikatmono.
Baca lebih lajut »
Denise Chariesta Ngarep 1M dari Open Donasi, Istana Megah Putri Ariani dari Rudy SalimDenise Chariesta mengharapkan bisa mendapat donasi hingga Rp1 miliar untuk persalinannya. Kabar ini pun menjadi perhatian pembaca Showbiz VIVA.co.id.
Baca lebih lajut »
Bos Indofood Anthoni Salim Siapkan Rp14,9 Triliun Akuisisi Perusahaan FilipinaAnthoni Salim terus membangun kemitraan di sektor infrastruktur di Filipina, salah satu dengan mengajukan tawaran ke MPIC senilai Rp14,9 triliun.
Baca lebih lajut »