Di depan Delegasi G20, Bahlil Minta Kebijakan Setop Ekspor Nikel Dihargai

Indonesia Berita Berita

Di depan Delegasi G20, Bahlil Minta Kebijakan Setop Ekspor Nikel Dihargai
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 detikfinance
  • ⏱ Reading Time:
  • 26 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 14%
  • Publisher: 63%

Bahlil Lahadalia menyinggung negara yang tidak setuju dengan kebijakan Indonesia menyetop ekspor nikel, dalam sebuah rangkaian acara G20.

Menteri Investasi Bahlil Lahadalia menyinggung negara yang tidak setuju dengan kebijakan Indonesia menyetop ekspor nikel. Menurutnya, sekarang adalah saatnya negara-negara tersebut menghargai kebijakan yang telah diambil sebuah negara.

Bahlil mulanya menjelaskan, Indonesia telah diajari oleh global membangun industri yang ramah lingkungan. Indonesia pun menjalankan hal tersebut dengan sungguh-sungguh."Arah kebijakan Indonesia membangun hilirisasi salah satu contoh menyetop ekspor ore nikel. Karena dalam pandangan kami pengelolaan nikel yang tidak ditata kelola dengan baik akan berdampak pada lingkungan," katanya.Pemerintah mengembangkan hilirasi, salah satunya melalui pembuatan baterai untuk kendaraan listrik.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

detikfinance /  🏆 18. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Indonesia ajak G20 waspada risiko korupsi di sektor energi terbarukanIndonesia ajak G20 waspada risiko korupsi di sektor energi terbarukanDelegasi Indonesia lewat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengajak negara anggota G20 waspada terhadap ancaman korupsi di sektor energi baru dan ...
Baca lebih lajut »

Jadi Presidensi G20, Credit Rating Indonesia di Level BBB+Jadi Presidensi G20, Credit Rating Indonesia di Level BBB+R&I kembali mempertahankan Sovereign Credit Rating Republik Indonesia pada BBB+ (Investment Grade) dengan outlook stabil pada 4 Juli 2022.
Baca lebih lajut »

Menlu AS akan Bertemu Menlu China di Sela Acara G20, Tidak Ada Pertemuan Formal dengan RusiaMenlu AS akan Bertemu Menlu China di Sela Acara G20, Tidak Ada Pertemuan Formal dengan RusiaMenlu AS Antony Blinken akan bertemu Menlu China Wang Yi di sela-sela acara Menlu negara G20.
Baca lebih lajut »

Pergi ke Agenda G20 Bali, Lili Pintauli Dianggap Menomorduakan Penegakan EtikPergi ke Agenda G20 Bali, Lili Pintauli Dianggap Menomorduakan Penegakan EtikPraswad Nugraha menilai Wakil Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Lili Pintauli Siregar telah menunjukkan bahwa penegakan etik bukanlah prioritas.
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-28 13:28:38