Detik-detik Menuju Merger atau Akuisisi antara UBS dan Credit Suisse

Indonesia Berita Berita

Detik-detik Menuju Merger atau Akuisisi antara UBS dan Credit Suisse
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 Bisniscom
  • ⏱ Reading Time:
  • 74 sec. here
  • 3 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 33%
  • Publisher: 59%

Raksasa perbankan UBS sedang dalam diskusi untuk mengambil alih saham Credit Suisse atau menggunakan opsi merger.

Bank Sentral Swiss dan regulator FINMA sedang mengorganisir pembicaraan dalam upaya untuk membangun kepercayaan di sektor perbankan negara itu. Pada Jumat malam, regulator Swiss memberi tahu rekan-rekan mereka di Amerika Serikat dan Inggris Raya bahwa penggabungan kedua bank adalah"Rencana A" mereka untuk menyelamatkan kepercayaan di Credit Suisse.

Melansir dari Antara, beberapa opsi lain juga sedang didiskusikan antara kedua bank, karena kedua belah pihak mencoba mengevaluasi kendala peraturan di yurisdiksi yang berbeda. Fokus Bank Sentral Swiss adalah menyetujui solusi langsung sebelum pasar dibuka pada Senin , kata laporan itu, menambahkan tidak ada jaminan kesepakatan akan tercapai.Credit Suisse dan UBS menolak mengomentari laporan tersebut. Bank Sentral Swiss dan FINMA tidak segera menanggapi permintaan komentar dari Reuters.

Bloomberg melaporkan pada Kamis bahwa UBS Group AG dan Credit Suisse menentang merger paksa, dengan UBS lebih memilih untuk fokus pada strategi yang berpusat pada kekayaannya sendiri dan enggan mengambil risiko yang terkait dengan saingannya yang lebih kecil. Credit Suisse adalah bank terbesar yang terjerat dalam gejolak pasar, setelah jatuhnya pemberi pinjaman AS Silicon Valley Bank dan Signature Bank yang berbasis di New York, memaksa pemberi pinjaman Swiss untuk meminjam hingga 54 miliar dolar AS dari bank Sentral Swiss untuk menopang likuiditas.Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

credit suisse swiss perbankan Editor : Pandu Gumilar Bagikan Facebook Twitter WhatsApp Linkedin Telegram Konten Premium Nikmati Konten Premium Untuk Informasi Yang Lebih Dalam Masuk / Daftar Bank BUMN Setor Dividen Rp40,74 Triliun k ... ADRO, TOBA, MEDC hingga Salim Mencuil Kue ... Menagih Komitmen Kepatuhan Pajak Para Kan ... Lihat lainnya ≫

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

Bisniscom /  🏆 23. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Rumor, UBS Bakal Akuisisi Credit SuisseRumor, UBS Bakal Akuisisi Credit SuisseBank terbesar di Swiss, UBS, dirumorkan sedang dalam diskusi untuk mengambil alih semua atau sebagian Credit Suisse. - Halaman 1
Baca lebih lajut »

Mengenal Credit Suisse, Bank Legendaris dalam Pusaran KrisisMengenal Credit Suisse, Bank Legendaris dalam Pusaran KrisisCredit Suisse tengah berada dalam guncangan finansial, menyusul ambruknya Silicon Valley Bank yang memicu kekhawatiran industri perbankan secara global.
Baca lebih lajut »

Bank Sentral Swiss 'Bekingi' Credit Suisse, Beri Pinjaman Rp 826 TBank Sentral Swiss 'Bekingi' Credit Suisse, Beri Pinjaman Rp 826 TBank Sentral Swiss National Bank (SNB) menyatakan akan memberikan dukungan kepada Credit Suisse yang mengalami masalah keuangan.
Baca lebih lajut »

Krisis Credit Suisse Picu Harga Minyak ke Level Terendah Desember 2021Krisis Credit Suisse Picu Harga Minyak ke Level Terendah Desember 2021Harga minyak turun tajam karena para trader khawatir krisis perbankan seperti Credit Suisse dapat merusak pertumbuhan ekonomi global.
Baca lebih lajut »

Rupiah Kamis Tergelincir di Tengah Isu Krisis Credit Suisse |Republika OnlineRupiah Kamis Tergelincir di Tengah Isu Krisis Credit Suisse |Republika OnlineMasalah Credit Suisse memicu kekhawatiran krisis perbankan AS menyebar ke Eropa.
Baca lebih lajut »

Arab Saudi Jadi Biang Kerok di Balik Krisis Credit SuisseArab Saudi Jadi Biang Kerok di Balik Krisis Credit SuisseBos Saudi National Bank, mengatakan dalam wawancara bahwa bank milik rakyat Saudi tersebut tidak mempertimbangkan untuk menambah investasinya
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-27 22:54:57