Terduga teroris tersebut langsung di bawa oleh Tim Densus 88 Antiteror untuk dilakukan penanganan lebih lanjut.
Kapolresta Cirebon Kombes Pol M. Syahduddi saat memberikan keterangan kepada awak media.
"Tadi pagi sekitar jam 04.30 WIB Densus 88 menangkap seorang terduga teroris berinisial AH ," kata Kapolresta Cirebon Kombes Pol M. Syahduddi di Cirebon, Senin.Syahduddi mengatakan terduga teroris yang ditangkap Densus 88 itu berasal dari Desa Kejiwan, Kecamatan Susukan, Kabupaten Cirebon. Setelah dilakukan penangkapan kemudian, Polresta Cirebon baru dilibatkan untuk penggeledahan rumah terduga teroris dan juga orang tuanya.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Densus 88 Tangkap 1 Terduga Teroris di CirebonDensus 88 Antiteror Mabes Polri menangkap seorang terduga teroris di Cirebon, Jawa Barat, Kamis (4/6/2020) pukul 11.00 WIB.
Baca lebih lajut »
Sedang Isi BBM di SPBU, Terduga Teroris di Kalsel Ditangkap Densus 88AS (33) warga Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, ditangkap tim Densus 88 Antiteror karena diduga terlibat dalam penyerangan Mapolsek Daha Selatan.
Baca lebih lajut »
Densus 88 Tangkap Pria di Tanah Bambu Diduga Teroris |Republika OnlinePria berinisial AS diduga terlibat jaringan terorisme
Baca lebih lajut »
Densus 88 Tangkap 1 Terduga Teroris di CirebonDensus 88 Antiteror Mabes Polri menangkap seorang terduga teroris di Cirebon, Jawa Barat, Kamis (4/6/2020) pukul 11.00 WIB.
Baca lebih lajut »
Polri Benarkan Teroris di Cirebon Anggota Jamaah IslamiyahPolri membenarkan teroris berinisial M yang ditangkap Densus 88 Antiteror Mabes Polri di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, pada Kamis (4/6), merupakan anggota Jamaah Islamiyah
Baca lebih lajut »
AR terduga teroris masih diperiksa intensif di PontianakAR diduga terlibat jaringan terorisme dan tergabung dalam grup di media sosial yang membahas mengenai terorisme, demikian penjelasan Kabid Humas Polda Kalbar, Kombes (Pol) Donny Charles Go. terorisme teroris
Baca lebih lajut »