Polisi mengatakan satu orang tewas tertembak Sabtu malam (29/8) di kota Portland, Oregon, ketika demonstran “Black Lives Matter” bentrok dengan para pendukung Presiden Donald Trump. Demonstrasi para pendukung Trump di jalan-jalan kota itu diikuti oleh ratusan supir truk, yang sebagian...
Polisi mengatakan satu orang tewas tertembak Sabtu malam di kota Portland, Oregon, ketika demonstran “Black Lives Matter” bentrok dengan para pendukung Presiden Donald Trump.
Sebuah pernyataan polisi menyatakan para petugas mendengar suara tembakan dan “menemukan korban dengan luka tembak di dada. Petugas medis yang datang menyatakan korban tewas.” Sejumlah saksi mata mengatakan laki-laki berkulit putih yang tewas itu mengenakan topi dengan lambang “Patriot Player,” sebuah kelompok sayap kanan yang berkantor di Portland, yang sebelumnya bentrok dengan para pengunjuk rasa.
Presiden Trump mencuit-ulang video yang menunjukkan sekelompok pendukungnya di kota Portland, dan menyebut mereka sebagai “Great Patriots.”
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
13 Provinsi di Afganistan Terdampak Banjir Bandang, Tim Penyelamat Temukan Ratusan Orang Tewas - Tribunnews.comDi Parwan, tepat di utara ibu kota Kabul, terdapat 116 orang tewas dan lebih dari 120 orang luka-luka, dengan 15 orang masih hilang.
Baca lebih lajut »
Al-Quran Dibakar, Kerusuhan Pecah, Tak TerkendaliSedikitnya 300 orang menggelar protes terhadap tindakan yang anti-Islam dengan membakar Al-Quran. Al-qurandibakar
Baca lebih lajut »
Ratusan orang ditangkap dalam demonstrasi anti-corona di Jerman - BBC News IndonesiaSebanyak 300 orang ditangkap dalam demonstrasi damai yang berubah ricuh menentang pembatasan selama wabah virus corona di ibukota Jerman, Berlin.
Baca lebih lajut »
Kerusuhan pecah di Kota Malmo-Swedia usai pembakaran Al QuranKerusuhan terjadi pada Jumat (28/8) di Kota Malmo, Swedia selatan, tempat sedikitnya 300 orang mengelar protes terhadap tindakan yang anti Islam, kata ...
Baca lebih lajut »