Suara-suara kader yang ingin mendukung Jokowi masih berupa pandangan pribadi.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Partai Demokrat mengakui, mayoritas kadernya ingin bergabung dengan koalisi pemerintahan Joko Widodo . Kendati demikian, secara umum partai belum mengambil keputusan.
Sejauh ini, lanjut Syarief, suara-suara kader yang ingin mendukung Jokowi masih berupa pandangan pribadi. Sementara Demokrat sendiri masih menyusun agnda pertemuan majelis tinggi untuk menentukan posisi demokrat terhadap kabinet. Politikus Demokrat Ferdinand Hutahaean menyatakan, Demokrat ingin berkontribusi aktif membantu pemerintahan menyelesaikan masalah kebangsaan."Jadi kalau ditanya kemana arah politik partai Demokrat ya arahnya adalah untuk memperkuat pemerintahan Pak Jokowi ke depan," ujar Ferdinand.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Kepada Mahathir Mohamad, Jokowi Akui Takut Nyetir Mobil LagiKepada Mahathir Mohamad, Joko Widodo mengaku dirinya tak berani menyetir lagi. Jokowi menyebut sudah belasan tahun tak menyetir mobil. Mengapa? Jokowi MahathirMohamad via detikoto
Baca lebih lajut »
Demokrat Putuskan Gabung Pemerintah Jokowi-Ma'rufFerdinand menegaskan partainya terus melakukan komunikasi dengan semua parpol koalisi pemerintah dan Presiden Jokowi. Partai...
Baca lebih lajut »
Partai Demokrat Siap Perkuat Pemerintahan Jokowi-Ma'rufPartai Demokrat memutuskan untuk bergabung ke pemerintahan Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Keputusan itu diambil tepat pada 40...
Baca lebih lajut »
Demokrat Dukung Pemerintahan Jokowi, Politikus PDIP: Ini MenggembirakanPartai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) gembira menyikapi langkah Partai Demokrat yang memutuskan menjadi pendukung...
Baca lebih lajut »
Demokrat Masuk Pemerintah, PDIP: Tunggu Keputusan Jokowi dan Partai KoalisiPartai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mengapresiasi sikap Partai Demokrat yang ingin ikut mendukung pemerintahan...
Baca lebih lajut »