Dede Yusuf sebut banyak program pendidikan di daerah yang tidak didukung anggaran.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Ketua Komisi X DPR RI Dede Yusuf mengatakan banyak program pendidikan di daerah yang terkendala karena tidak adanya anggaran. Sehingga hal ini akan menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah.
Baca Juga Kemudian, ia melanjutkan program yang baik sering kali tidak didukung oleh faktor anggaran yang besar dan masih banyak terjadi kendala di lapangan. Di satu sisi, ada beberapa perguruan tinggi yang bisa mengadopsi kebijakan-kebijakan yang baru, tetapi banyak juga kampus-kampus swasta yang belum banyak bisa mengadopsi kebijakan-kebijakan baru tersebut.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Upaya Bukapangan Permudah Akes Masyarakat Miskin Mendapat Pangan BergiziBukapangan meluncurkan program-program untuk mempermudah masyarakat miskin mendapatkan pangan bergizi.
Baca lebih lajut »
Pemprov DKI Jakarta Gandeng ESQ Dorong ASN Pahami Core Values BerAKHLAK |Republika OnlineDiharapkan ASN Jakarta bisa menjalankan program-program dari Pj. Gubernur.
Baca lebih lajut »
Yeni, Istri Pelaku Dede yang Selamat dari Pembunuhan Berantai Wowon Cs - tvOneSalah seorang pelaku pembunuhan berantai Cianjur Bekasi yaitu Solihin tidak hanya membunuh perempuan bernama Ai Maimunah. - tvOne
Baca lebih lajut »
Dikibulin Bertahun-tahun, Duloh dan Dede Baru Tahu Aki Banyu adalah Wowon Saat Diperiksa PolisiDalam menjalankan aksinya, Aki Banyu hanya berkomunikasi dan memberikan perintah kepada Duloh dan Dede melalui ponsel.
Baca lebih lajut »
Cerita Hana Nyaris Jadi Korban Pembunuhan Wowon Cs, tapi Ia Selamat |Republika OnlineHana sempat diundang Dede ke Cianjur, tapi batal karena hujan deras.
Baca lebih lajut »
Polisi: Para TKW Ikut Penggandaan Uang Wowon Cs karena Percaya Istri DedeSebanyak 11 Tenaga Kerja Wanita (TKW) kena tipu modus penggandaan uang yang dilakukan oleh Wowon Cs. Bahkan, dua orang lainnya sampai meregang nyawa.
Baca lebih lajut »