Menurut data KSEI yang dikutip pada Rabu (19/7/2023), kepemilikan aset milik ibu rumah tangga di C-Best mencapai Rp59,58 triliun.
Bagikan Facebook Twitter WhatsApp Linkedin Telegram Tautan Tersalin A- A+ Bisnis.com, JAKARTA – Laporan terbaru PT Kustodian Sentral Efek Indonesia melaporkan demografi investor individu, yang bekerja sebagai ibu rumah tangga, memiliki kepemilikan aset hingga puluhan triliun di pasar modal Indonesia per Juni 2023.
C-Best merupakan platform elektronik yang mendukung aktivitas penyelesaian transaksi saham dan surat berharga lainnya. Adapun, S-Invest adalah platform elektronik yang mengadministrasikan pelaporan dan penyelesaian transaksi reksa dana. Selanjutnya, peringkat kedua diisi oleh tipe pekerjaan pegawai negeri, swasta, dan guru, dengan kepemilikan aset di C-Best Rp354,35 triliun serta S-Invest mencapai Rp48,78 triliun.
Sementara itu, berdasarkan jenis kelamin, laki-laki mendominasi kepemilikan aset di pasar modal dengan rincian Rp946,03 triliun mencakup di C-Best dan S-Invest sebesar Rp85,03 triliun.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
3 Fakta Rumah-rumah di Tangerang Ditandai 'Grafiti' Milik PUPRAda sejumlah rumah yang dicoret-coret bak grafiti dengan cat semprot berwarna merah bertuliskan 'Milik PUPR'. Apa maksudnya?
Baca lebih lajut »
Rumah Bagus, Jauh Dari Kantor Vs Rumah Biasa Tapi Lebih DekatPilih Mana: Rumah Bagus, Jauh Dari Kantor Vs Rumah Biasa Tapi Lebih Dekat?
Baca lebih lajut »
Ganjar Minta Bidan di Demak Aktif Data Ibu Hamil Risiko TinggiGubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta para bidan aktif mendata ibu hamil kategori resiko tinggi. Sehingga perlu adanya pendampingan secara intensif setiap...
Baca lebih lajut »
KSEI : Jumlah Investor Reksa Dana Lanjut Naik, AUM Turun Secara BulananJumlah investor reksa dana tercatat tumbuh, baik secara tahun berjalan maupun secara bulanan. Namun, nilai asset under management tercatat sedikit turun.
Baca lebih lajut »
Dugaan Kebocoran Data Dukcapil: Ada 337 Juta Data, Mulai dari NIK hingga Akta KelahiranDugaan Kebocoran Data Dukcapil: Ada 337 Juta Data, Mulai dari NIK hingga Akta Kelahiran TempoTekno
Baca lebih lajut »
Dugaan Kebocoran Data Dukcapil: Ada 337 Juta Data, Mulai dari NIK hingga Akta KelahiranKasus kebocoran data kembali hebohkan masyarakat. Kali ini, data yang disebut bocor yakni data Dirjen Dukcapil Kemendagri.
Baca lebih lajut »