Pemerintah Indonesia masih melanjutkan Program Kartu Prakerja di tahun 2022. Bahkan saat ini, program tersebut sudah memasuki gelombang ke-31.
Program yang menelan dana sebesar Rp 11 triliun atau 4,3% dari anggaran perlindungan sosial 2022 ini menghadirkan sejumlah manfaat yang masih belum diketahui oleh para penerima program tersebut.
Untuk mempermudah mendapatkan pekerjaan, para penerima program tersebut akan mendapatkan pelatihan yang bertujuan meningkatkan kemampuan mereka. Mengingat kurangnya kompetensi kerap menjadi penyebab seseorang mengalami kesulitan dalam mendapatkan pekerjaan.Selain mendapatkan pelatihan, para penerima program tersebut juga bisa mendapatkan sejumlah dana insentif.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Siap-siap! Pelatihan Kartu Prakerja Bakal Tatap Muka, Ini BocorannyaPemerintah mulai menyiapkan skema pelatihan Kartu Prakerja secara tatap muka atau offline. Hal ini seiring dengan meredanya pandemi COVID-19.
Baca lebih lajut »
Smartfren Gandeng Erajaya Sediakan Kartu Perdana Unlimited Nonstop 60 GB | merdeka.comSmartfren bekerjasama dengan Erajaya menyediakan kartu perdana Unlimited Nonstop 60 GB edisi khusus. Pelanggan bisa mendapatkan kartu perdana tersebut dengan harga promo.
Baca lebih lajut »
Siap-siap! Pelatihan Kartu Prakerja Bakal Tatap Muka, Ini BocorannyaPemerintah mulai menyiapkan skema pelatihan Kartu Prakerja secara tatap muka atau offline. Hal ini seiring dengan meredanya pandemi COVID-19.
Baca lebih lajut »
Regestrasi Drone Makin Mudah, Begini Caranya | Ekonomi - Bisnis.comPeresmian dilakukan secara daring di Kantor Pusat Kemenhub oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Dirjen Perhubungan Udara Nur Isnin.
Baca lebih lajut »
Begini Cara Meningkatkan Keamanan Rumah dari Aksi PerampokanTRIBUNJUALBELI.COM - Rumah mewah, bagus, dan cantik membuat banyak maling yang ingin melakukan kejahatan. Salah satunya adalah aksi perampokan. Tentu…
Baca lebih lajut »
Gelombang Baru Covid-19 Diprediksi Muncul, Begini Cara Mencegah Tidak TertularKetua WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus telah mengingatkan bahwa Omicron bukan akhir dari pandemi Covid-19.
Baca lebih lajut »