Dampak krisis global, sebanyak 10.000 pekerja yang berada di Kabupaten Subang mengalami Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) selama tahun 2022.
Subang, Beritasatu.com - Sebagai gambaran, menurut data Badan Pusat Statistik Subang, jumlah penduduk bekerja pada 2021 sebesar 763.589 orang.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Subang Yeni Nuraeni mengatakan, jumlah pesanan produksi barang ekspor ke luar negeri berkurang. Bahkan, tidak sedikit perusahaan juga yang mendapatkan batal pesanan. Dalam hal tersebut Yeni menyebut tentunya berdampak terhadap kondisi perusahaan. "Pabrik-pabrik garmen tersebut biasanya mengekspor produknya ke Amerika dan juga Eropa. Tetapi, sekarang banyak yang membatalkan pesanannya," ujar Yeni saat ditemui di kantornya, Rabu .Redam PHK Massal, Menaker Usul Gaji Direktur Dikurangi Menurut Yeni, ribuan karyawan yang diPHK itu berasal dari 25 pabrik yang ada di seluruh wilayah Subang.
Badan Pusat Statistik menyatakan neraca perdagangan mengalami surplus sebesar US$ 5,67 miliar pada Oktober 2022. Namun, dari hasil pemantauan langsung ke pabrik-pabrik, pihak Disnakertrans Subang mendapatkan laporan kondisi pesanan ekspor yang anjlok dalam kurun beberapa bulan terakhir, tepatnya pada bulan Oktober hingga November 2022.
"Kondisi itu dikhawatirkan memburuk pada 2023 sehingga perusahaan terpaksa melakukan efisiensi. Salah satunya memberhentikan karyawannya," katanya. Meski demikian, Yeni memastikan hingga saat ini belum ada perusahaan garmen ... hal 1 dari 2 halaman Halaman: 12selengkapnyaTAG: PHK Disnakertrans Subang Krisis Global Buruh Beritasatu Bisnis
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Mendadak Bagi Dividen Rp45.000 per Saham, Ini Track Record SCPIPT Organon Pharma Indonesia Tbk (SCPI) emiten obat diabetes akan membagikan dividen Rp45.000 usai lama tidak berbagi keuntungan dengan publik.
Baca lebih lajut »
Bank Indonesia (BI) Edarkan Uang Tunai Rp905 Triliun, Dominan Pecahan Rp100.000Dalam data statistik sistem pembayaran dan infrastuktur pasar keuangan (SPIP) uang kartal yang diedarkan (UYD) pada September 2022 capai Rp905,7 triliun.
Baca lebih lajut »
Berani Tebar Dividen Rp45.000 per Saham, Bagaimana Kinerja SCPI?Emiten obat diabetes PT Organon Pharma Indonesia Tbk. (SCPI) menyampaikan akan membagikan dividen sebesar Rp45.000 per lembar.
Baca lebih lajut »
Promo - Dapatkan CASHBACK Maksimal Rp50.000 di Shopee 12.12 Birthday Sale!🛍 NIKMATI SHOPEE 12.12 BIRTHDAY SALE 🛍 Yuhuuuuuuu ada kejutan untuk Keluarga Vision yang doyan belanja di Shopee🥳 Dapatkan CASHBACK maksimal 50K untuk pembayaran tagihan MNC Vision melalui Shopeepay / Shopeepay Later 🤩 Info lebih lanjut:
Baca lebih lajut »
Polisi Gagalkan Peredaran Uang Palsu di Bogor Senilai Rp 15.200.000Satreskrim Polsekta Bogor Timur bersama bea cukai berhasil mengamankan empat orang pembuat dan pengedar uang palsu
Baca lebih lajut »
Pemprov DKI Jakarta Hadirkan Kebijakan Baru tentang Perubahan Nilai Kontrak Iklan, Begini DetailnyaKetika dinamika dan perkembangan dunia usaha semakin berkembang, Pemerintah Provinsi DKI (Pemprov) Jakarta menghadirkan aturan baru, yaitu Peraturan Gubernur Daerah Khusus Ibukota Jakarta Nomor 24 Tahun 2022
Baca lebih lajut »