Pertumbuhan ekonomi Jateng hanya sebesar 2,60 persen di kuartal pertama 2020.
saat dikonfirmasi membenarkan bahwa pertumbuhan ekonomi Jateng turun drastis dibanding tahun sebelumnya. Pasalnya, Covid-19 membuat semua target dan rencana yang telah disusun sebelumnya tidak tercapai.
Ganjar mengatakan, telah melakukan revisi total terkait kondisi pertumbuhan ekonomi Jateng. Salah satu cara yang akan digenjot adalah sektor investasi."Semua yang punya potensi investasi akan kami bantu dan dorong terus. Apalagi, investasi yang bisa menyedot tenaga kerja lebih banyak," terangnya.Percepatan investasi lanjut dia dirasa paling cepat untuk memperbaiki pertumbuhan ekonomi Jateng.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Destinasi Wisata di Jateng Akan Kembali DibukaKendati sejumlah obyek pariwisata di Jawa Tengah sudah mempersiapkan untuk dibuka kembali, Gubernur Ganjar Pranowo menyatakan tidak akan buru-buru membuka untuk umum.
Baca lebih lajut »
Pesan Ganjar Pranowo untuk Tiga Daerah Jateng |Republika OnlineGanjar Pranowo minta daerah terus lakukan tracing dan surveilans ketat.
Baca lebih lajut »
Heboh Babi Hutan Kakinya Mirip Jari-jari, Hanya Makan Nasi Hangat, Suka Minum Kopi dan Teh - Tribun JatengDihebohkan dengan keberadaan seekor babi hutan aneh dengan kelainan fisik dimana kaki-kakinya tampak mirip seperti jari-jari.
Baca lebih lajut »
Akal Bulus Hadi Guru SMP Bergaya Fotografer Perdayai 25 Wanita Foto Tanpa Busana dan Disetubuhi - Tribun JatengAkal Bulus Hadi Guru SMP Bergaya Fotografer Perdayai 25 Wanita Foto Tanpa Busana dan Disetubuhi lewat tribunjateng matalokalmenjangkauindonesia
Baca lebih lajut »
Baca! Jokowi Ungkap Kenyataan Pahit Akibat Dampak CovidPresiden Jokowi mengungkapkan kenyataan pahit dampak ekonomi akibat pandemi covid-19. PresidenJokowi
Baca lebih lajut »
24 RW di Kota Tangerang Masih Dinyatakan sebagai Zona Merah Covid-19Jumlah tersebut turun drastis hasil dari evaluasi 250 RW yang dinyatakan memiliki kasus terinfeksi Covid-19, dari 1.014 RW yang ada di Kota Tangerang.
Baca lebih lajut »