Dalam Tekanan
DORTMUND – Dari segi skill, tak ada yang patut diragukan dari Jadon Sancho. Penyerang Dortmund yang baru berumur 20 tahun ini sungguh hebat. Pada musim kali ini, dia telah mencetak gol dan memberikan assist sebanyak 30.
Hanya dua pemain yang berada di atasnya, yakni penyerang kawakan Bayern Muenchen Robert Lewandowski dan striker Leipzig Timo Werner. Namun ternyata ada yang kurang dari pemain yang dibeli Dortmund dari Manchester City itu. Rekan satu timnya, Thomas Delaney, menyebutkan Sancho belum bisa mengatasi tekanan yang datang kepadanya. Tekanan itu datang karena bakatnya yang luar biasa. Setelah dari tim nasional Inggris, kini datang tekanan dari ramainya klub besar yang meminatinya. Klub seperti Manchester United dan Chelsea tercatat disebut menginginkannya. Nah, itu yang menurut Delaney membuat dia tertekan karena dituntut untuk bermain apik di lapangan. "Dia merupakan salah satu pemain dengan talenta yang besar. Nah, dengan sorotan dari tim nasional dan klub-klub yang menginginkannya, lambat laun membuat dia tertekan," katanya. Pada awal bergeraknya kembali Bundesliga, tentu hal itu bisa dilihat secara kasatmata. Sancho, dalam beberapa laga, banyak dimainkan sebagai pemain cadangan. Semula, banyak yang menduga bahwa pemain sayap kiri itu sengaja disimpan untuk menghadapi laga melawan Muenchen di laga Der Klassiker, tengah pekan lalu. Namun ternyata sama saja. Dalam laga itu, dia masuk sebagai pemain pengganti untuk Julian Brandt. Tak banyak yang bisa diberikan pemain yang memulai karier juniornya bersama klub Watford, Inggris, itu. Dortmund pun kalah 0-1. Pelatih Dortmund, Lucien Favre, buka suara ihwal penyebab Sancho hanya main sebagai pemain pengganti. Menurut dia, pemain andalannya itu belum pulih sepenuhnya, menyusul cedera yang pernah dialaminya. "Untuk bermain penuh selama 90 menit, rasanya masih sulit untuk dia," katanya."Saat ini dia baru bisa bermain dalam satu babak saja." Seperti hendak menepis komentar Delaney, pelatih berusia 62 tahun asal Swiss itu menyebutkan, meski belum fit, Sancho tetap bermain bagus. Saat main melawan Wolfsburg, juga sebagai pengganti, dia tampil menawan. Satu assist dia buat dalam laga itu. Namun pembuktian itu belumlah cukup, sepertinya. Dalam laga lanjutan Bundesliga melawan Paderborn besok, dia harus tampil maksimal—sekalipun masih menjadi pemain cadangan. Memenangi laga ini merupakan keharusan bagi Dortmund untuk membuat mereka tetap berada di peringkat kedua. Posisi itu merupakan capaian tertinggi yang bisa mereka raih. Peluang menjadi juara kian kecil setelah mereka takluk oleh musuh bebuyutan, Muenchen. Nah, Sancho diharapkan tampil maksimal dan membuktikan tudingan bahwa dia berada dalam tekanan hanyalah nol besar.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Ada 686 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi dalam Tiga Hari |Republika OnlineIndonesia mengumumkan 686 kasus baru Covid-19 pada Rabu
Baca lebih lajut »
Perempuan di Ukraina Pakai Celana Dalam sebagai MaskerInsiden itu terjadi ketika dia tengah berada di kantor pos.
Baca lebih lajut »
Iman Brotoseno Ingin Ajak Publik Berpartisipasi dalam TVRI |Republika OnlineIman mengatakan pada era digital, ia tidak akan bisa menutupi siapa dirinya.
Baca lebih lajut »
Dilarang Bicara dalam Kereta - Metro - koran.tempo.coPembatasan jarak fisik antar-penumpang yang duduk dan berdiri makin diperketat.
Baca lebih lajut »
Soal Toleransi dalam Islam, Ini Pengertian dan Contohnya dalam Al QuranIslam mengajarkan umatnya untuk hidup dengan toleransi. Hal itu juga tertuang dalam Al Quran. Seperti apa penjelasannya? Toleransi
Baca lebih lajut »
Bamsoet: Masyarakat Harus Lebih Waspada Dalam Bertransaksi Secara DaringBamsoet mengimbau masyarakat lebih waspada dalam melakukan transaksi daring atau electronic commerce/e-commerce, dan tidak dengan mudah untuk memberikan informasi data pribadi kepada orang lain. MPRRI
Baca lebih lajut »




