Banjir di Hong Kong menenggelamkan jalan-jalan, pusat perbelanjaan dan stasiun metro.
, air mengalir deras di daerah pegunungan kota itu dan pihak berwenang mengeluarkan peringatan risiko longsor.Sementara klip lain menunjukkan para pekerja metro mengarungi banjir setinggi pinggang di sebuah stasiun saat mereka mencoba membendung aliran air yang menyembur dari permukaan jalan.
Observatorium Hong Kong melaporkan curah hujan sebesar 158,1 milimeter antara pukul 23.00 HKT pada hari Kamis dan tengah malam pada hari Jumat . Palung tekanan rendah yang terkait dengan sisa-sisa Topan Haikui telah membawa hujan lebat ke pesisir Guangdong, China sejak Kamis, kata biro cuaca.Kondisi ekstrem diperkirakan akan berlangsung hingga setidaknya tengah hari pada hari Jumat.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Hong Kong Banjir Usai Catat Rekor Curah Hujan Tertinggi dalam 139 TahunDalam waktu satu jam pada Kamis (7/9/2023) malam, Hong Kong mencatat curah hujan sebesar 158.1 mm.
Baca lebih lajut »
Hujan Terlebat di Hong Kong selama 139 Tahun Terakhir, Picu Banjir Bandang setelah Datangnya TopanPihak berwenang di kota Tiongkok mengatakan berbagai distrik telah dilanda banjir dan layanan darurat melakukan operasi penyelamatan.
Baca lebih lajut »
Hong Kong Banjir Bandang, Sekolah Tutup hingga Stasiun MRT TerendamBanjir bandang melanda sejumlah wilayah di Hong Kong usai curah hujan terlebat dalam 140 tahun terakhir mengguyur wilayah tersebut dua hari terakhir.
Baca lebih lajut »
Hong Kong Diguyur Hujan Terparah dalam 140 tahunObservatorium Hong Kong melaporkan curah hujan sebesar 158,1 mm di kantor pusatnya antara pukul 23.00 waktu setempat pada Kamis (7/9), hingga tengah malam pada Jumat (8/9).
Baca lebih lajut »
Keren! Batik Kontemporer Shiroshima Pameran di Hong KongJENAMA fesyen lokal asal Yogyakarta, Shiroshima, yang memiliki fokus lini produk batik kontemporer tengah melakukan pameran di Hong Kong pada 6-9 September.
Baca lebih lajut »