Corona Masih Menyebar, Pemerintah Terburu-buru Mulai New Normal?

Indonesia Berita Berita

Corona Masih Menyebar, Pemerintah Terburu-buru Mulai New Normal?
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 detikcom
  • ⏱ Reading Time:
  • 22 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 12%
  • Publisher: 51%

'Saya kira masih terlalu dini karena kasusnya masih tinggi. Saya lihat betul masih terburu-buru,' kata Direktur Eksekutif Indef, Tauhid Ahmad. NewNormal via detikfinance

Langkah pemerintah menerapkan tatanan normal baru alias new normal dinilai terburu-buru. Apalagi kasus penyebaran virus Corona alias COVID-19 masih tinggi di Indonesia.

Hal senada juga diungkapkan pengamat ekonomi Piter Abdullah Redjalam. Menurut dia pemerintah saat ini berada di posisi yang dilematis lantaran mau memperpanjang pembatasan sosial berskala besar namun tidak mengetahui kapan waktu berakhirnya penyebaran Corona.Di sisi lain, kata Piter, pemerintah juga tidak mau ekonomi nasional merosot semakin dalam akibat dari penerapan PSBB."Kondisinya memang dilematis," ujar Piter.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

detikcom /  🏆 29. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Presiden Iran: Pesta Pernikahan Bikin Virus Corona Menyebar LagiPresiden Iran: Pesta Pernikahan Bikin Virus Corona Menyebar LagiSebuah pesta pernikahan memicu lonjakan baru kasus positif Covid-19 di Iran. Negara ini telah mencabut lockdown sejak April lalu.
Baca lebih lajut »

Pemerintah Percepat UMKM Go Digital di Tengah CoronaPemerintah Percepat UMKM Go Digital di Tengah CoronaKementerian Koperasi dan UKM mempercepat UMKM penerapan praktik bisnis secara digital di tengah pandemi Covid-19.
Baca lebih lajut »

Kasus Baru Corona Nyaris 1.000 Per 6 Juni, Pemerintah: Tracing Makin LuasKasus Baru Corona Nyaris 1.000 Per 6 Juni, Pemerintah: Tracing Makin Luas'Salah satunya itu (banyak tes spesimen), disamping tracing-nya juga semakin luas juga,' kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19, Achmad Yurianto. CoronaIndonesia
Baca lebih lajut »

Brasil hapus data Covid-19 dari laman pemerintah, catat kasus positif corona terbanyak kedua di duniaBrasil hapus data Covid-19 dari laman pemerintah, catat kasus positif corona terbanyak kedua di duniaKementerian Kesehatan Brasil menghapus data kumulatif Covid-19 dari laman resminya, yang telah dikumpulkan selama berbulan-bulan. Brasil kini merupakan negara dengan kasus positif virus corona terbanyak kedua di dunia.
Baca lebih lajut »

DPR Usul Pasien Corona Jatim Dirawat di Wisma Atlet, Ini Kata PemerintahDPR Usul Pasien Corona Jatim Dirawat di Wisma Atlet, Ini Kata Pemerintah'Ya nggak apa-apa kan usul boleh-boleh saja. Tapi teknisnya dipikir, diangkutnya menggunakan apa? Kenapa tidak bikin rumah sakitnya di Surabaya?' kata Yuri. CoronaIndonesia
Baca lebih lajut »

Pemerintah Jelaskan soal Kasus Baru Corona Nyaris Seribu Jelang New NormalPemerintah Jelaskan soal Kasus Baru Corona Nyaris Seribu Jelang New NormalJelang new normal, kasus baru melonjak nyaris seribu. Namun bukan berarti semua wilayah di RI mengalami lonjakan COVID-19. Pemerintah menjelaskan kondisi ini. NewNormal
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-03-01 02:33:25