Anak-anak yang sering mendapatkan screentime bisa mengalami overstimulasi. Lantas, seperti apa ciri-cirinya? Simak selengkapnya berikut ini, yuk! detiknetwork
, overstimulasi sendiri terjadi ketika anak-anak dibanjiri oleh lebih banyak pengalaman, sensasi, suara, dan aktivitas, daripada yang bisa mereka atasi. Misalnya bayi baru lahir mungkin mulai menangis setelah pertemuan keluarga di mana mereka dipeluk oleh banyak orang dewasa.
Ketika anak mengalami overstimulasi, mereka sering merasa kewalahan dan lelah. Akibatnya, tindakan mereka harus ditafsirkan sebagai permohonan untuk waktu istirahat dan bukan tindakan yang perlu diberikan hukuman.Karena itu, orang tua perlu menyadari bahwa hal terbaik untuk anak yang terlalu terstimulasi adalah sedikit waktu tenang di lingkungan.
Menolak untuk melakukan hal-hal kecil seperti mengenakan sabuk pengaman atau mengambil gelas yang jatuhCiri pada anak usia sekolahTampak mengantuk atau terlalu lelahLantas bagaimana cara mengatasi anak yang terlalu overstimulasi? Simak selengkapnya pada laman berikutnya, ya.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Ciri-ciri Orang yang Mendapatkan Keajaiban Lailatul QadarSepanjang 10 malam terakhir bulan Ramadan, orang berlomba-lomba untuk mendapatkan kesempatan menemui malam Lailatul Qadar.
Baca lebih lajut »
Ciri-ciri Malam Lailatul Qadar dalam Islam, Cuaca Sejuk hingga Langit Malam Bersih | merdeka.comMeski begitu, telah dijelaskan sedikit oleh Rasulullah SAW, seperti apa ciri-ciri malam Lailatul Qadar yang datang dari Allah. Di mana ciri-ciri malam Lailatul Qadar ini ternyata dapat dilihat dari tanda-tanda alam. Bagaimana cahaya matahari menyinari bumi di pagi hari, bagaimana kondisi langit di malam hari, hingga ko
Baca lebih lajut »
Ciri-ciri Nyamuk Malaria yang Perlu DiwaspadaiDokter mengimbau untuk berhati-hati jika melihat nyamuk malaria (Anopheles) karena sebagian wilayah masih rawan perkembangbiakan nyamuk tersebut.
Baca lebih lajut »
Sharing Session – Reparenting: Cegah Trauma Anak – Kompas GeraiAnda, sebagai orangtua, pasti ingin Anak tumbuh sehat secara jasmani dan rohani. Namun, kerap kali kita sebagai orangtua tidak sadar atau tidak tahu bahwa buah hatinya ternyata tumbuh dengan menyimpan trauma. Dan, pada akhirnya trauma memengaruhi kehidupannya.\r\nTentu kita sebagai orangtua tidak ingin hal itu terjadi. Untuk itu, kita harus memahami trauma itu sendiri. Apakah Anda sebagai orangtua juga memiliki trauma di masa lalu? Seperti apakah trauma pada anak dan seberapa pengaruhnya? Dan, bagaimana mengatasi trauma tersebut agar tidak menurun kepada anak?\r\nUntuk mendukung pencegahan trauma Harian\u00a0Kompas\u00a0mengadakan\u00a0sharing session\u00a0bertema \u201cRe-Parenting : Cegah Trauma Anak\u201d. Seminar ini mengajak orangtua untuk memahami mencegah trauma pada anak dengan cara memahami dan mengetahui tentang trauma masa kecil.\r\nAjak juga buah hati ke acara ini, karena saat Anda sedang mendapatkan wawasan baru dari para narasumber, anak-anak Anda bisa mengikuti kegiatan membuat pizza.\r\n\r\n\r\n\r\nWaktu Pelaksanaan:\r\n\r\n\r\n \tHari\/Tanggal\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 : Sabtu, 15 April 2023\r\n \tWaktu\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0: 13.00 WIB \u2013 selesai\r\n \tLokasi\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 : Kidzania Jakarta, Pacific Place Mall, Lantai 6\r\n\r\n\r\n\r\nKegiatan:\u00a0\r\nUntuk dewasa\r\nSharing Session - Reparenting: Cegah Trauma Anak\r\nNarasumber:\u00a0\r\n\r\n\r\n \tAleima Sharuna\r\nInisiator Asuh Diri, penulis buku Reparenting Journey, dan holistic healing practitioner\r\n \tPenny Handayani, M.Psi\r\nPsikolog pendidikan, penulis dan dosen fakultas psikologi unika atmajaya\r\n\r\nUntuk anak-anak (Kelas 3 \u2013 6 SD)\u00a0\r\nTiny Chefs Kompas: Kreasikan Pizzamu!\r\n\r\n\r\n\r\nFasilitas:\r\n\r\n\r\n \tTiket masuk Kidzania (Full Day Pass) 15 April 2023 untuk 1 tiket dewasa dan 1 tiket anak\r\n \tGratis berlangganan Kompas Digital
Baca lebih lajut »
Puluhan Preman di Batam Dicokok Selama Bulan Ramadan, Ada Anak-anakPenindakan dan penertiban yang dilakukan kepolisian itu diharapkan bisa meminimalisir tindak pidana yang terjadi selama bulan Ramadan maupun setelahnya.
Baca lebih lajut »