Cina akan memperketat pengelolaan konten video pendek di medsos
di platform media sosial di negaranya. Hal itu bertujuan mencegah anak-anak di sana kecanduan konten semacam itu.
Mereka tidak mengungkapkan apakah ada tindakan khusus yang bakal diambil. Pernyataan Badan Radio dan Televisi Nasional Cina merupakan yang terbaru dalam kampanye mereka memperketat aturan seputar streaming atau siaran langsung, video gim, dan penggunaan internet di kalangan anak di bawah umur. Pada 2021, Cina memperkenalkan aturan baru yang membatasi jumlah waktu anak berumur di bawah 18 tahun untuk bermain gim video, yakni hanya tiga jam sepekan. Beijing menyebut, langkah tersebut dilakukan untuk “memerangi” kecanduan gim.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Pengelolaan Aset Daerah, DPRD Kota Bogor Rapat dengan Disperumkim dan DisporaKomisi II DPRD Kota Bogor menggelar raker dengan Disperumkin dan Dispora. Mereka membahas pengelolaan Taman Manunggal serta GOM di Bogor Selatan dan Bogor Utara....
Baca lebih lajut »
Ini Tips Mengenalkan Pengelolaan Keuangan pada AnakEdukasi tentang nilai uang dapat diberikan pada anak mulai dari saat mereka berada di usia sekolah dasar.
Baca lebih lajut »
Jerome Polin Dihujat Lagi Gara-Gara Konten TikTok, Salah Apa?YouTuber sekaligus kreator konten asal Indonesia, Jerome Polin kembali menjadi perbincangan dan menuai kritik warganet di Twitter. Bikin ulah apa lagi, sih?
Baca lebih lajut »
Heboh Konten TikTok Jerome Bareng Koas Viral, Begini Kode Etik Bermedsos DokterHeboh Jerome Polin bikin konten bareng mahasiswa koas Kontennya disebut tak sensitif oleh dokter. Begini aturan kode etik IDI soal dokter menggunakan medsos.
Baca lebih lajut »
Jerome Polin Minta Maaf usai Dihujat Gegara Konten Dokter di TikTok: Aku Jadikan EvaluasiYouTuber yang juga influencer Jerome Polin akhirnya meminta maaf usai dihujat netizen gegara membuat konten tentang dokter yang dianggap tak pantas. YouTuber yang...
Baca lebih lajut »