Penunjukan atlet etnis Uyghur sebagai pembawa obor dalam pembukaan Olimpiade Beijing menyulut silang pendapat antara Duta Besar Cina dan AS di PBB. TempoDunia
TEMPO.CO, Jakarta - Penunjukan atlet etnis Uyghur sebagai pembawa obor dalam pembukaan Olimpiade Musim Dingin Beijing menyulut silang pendapat antara Duta Besar Cina untuk PBB dengan rekannya dari Amerika Serikat.Dalam sebuah wawancara dengan CNN, Duta Besar Amerika Serikat Linda Thomas-Greenfield sebelumnya mengatakan, penunjukan pemain ski lintas alam Dinigeer Yilamujiang itu sebagai upaya untuk mengalihkan perhatian dari dugaan pelanggaran HAM terhadap minoritas Muslim Uyghur di Xinjiang.
Zhang mengatakan bahwa Dinigeer Yilamujiang, pemain ski lintas alam yang lahir di Xinjiang, adalah 'di antara yang terbaik' dari 20 atlet dari sembilan etnis minoritas yang bersaing untuk Tim Cina di Olimpiade Musim Dingin.'Dia adalah kebanggaan dan perwakilan luar biasa dari Cina. Di mana kemarahan AS yang tidak dapat dijelaskan atas hal ini berasal, dan niat apa yang dipendamnya?' kata Zhang seperti dikutip Reuters, Senin, 7 Fabruari 2022.