China Terus Ganggu Kedaulatan Filipina di Pulau Thitu. Internasional AdadiKompas
Tentara Filipina berdiri siaga di depan bendera nasional Filipina di Pulau Thitu, atau Pulau Pagasa menurut versi Filipina, di Laut China Selatan, 21 April 2017. Presiden Filipina Rodrigo Duterte, 4 April 2019, mengingatkan China agar tidak ”menyentuh” Pulau Pagasa.de facto
telah menguasai Pulau Thitu di gugus Kepulauan Spratly, Laut China Selatan. Meski belasan nota protes diplomatik sudah dikirim ke Beijing, kapal-kapal China belum juga keluar dari perairan di sekitar Thitu. Otoritas Filipina, Sabtu , kembali menuntut China menarik semua kapal, termasuk kapal-kapal nelayan, dari sekitar Pulau Thitu. Tuntutan kembali disampaikan Manila setelah militer China kembali menegaskan kedaulatannya di pulau tersebut dan bersumpah untuk melindunginya.