China Potong 50% Saham Pajak Perdagangan Guna Mendongkrak Pasar Saham

Indonesia Berita Berita

China Potong 50% Saham Pajak Perdagangan Guna Mendongkrak Pasar Saham
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 voaindonesia
  • ⏱ Reading Time:
  • 16 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 10%
  • Publisher: 63%

China mengurangi pungutan pajak sebesar 50% atas transaksi saham, demikian lapor media pemerintah pada Minggu (27/8). Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya untuk memulihkan kepercayaan pada pasar saham kedua terbesar di dunia itu di saat negara tersebut sedang mengatasi perlambatan...

China mengurangi pungutan pajak sebesar 50% atas transaksi saham, demikian lapor media pemerintah pada Minggu . Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya untuk memulihkan kepercayaan pada pasar saham kedua terbesar di dunia itu di saat negara tersebut sedang mengatasi perlambatan ekonomi.Kementerian Keuangan China dan badan pajak yang berada di bawahnya mengatakan dalam pernyataan bersama, langkah tersebut dirancang untuk "menggairahkan pasar modal dan menguatkan kepercayaan investor.

Pasar saham China sangat mengharapkan pengurangan pungutan tersebut dari tingkat 0,1% yang ada saat ini setelah digoncang oleh angka-angka pertumbuhan yang lebih lamban dari perkiraan, juga krisis hutang dalam sektor properti, daya beli yang lemah serta tingkat pengangguran pada anak muda yang mencapai rekor.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

voaindonesia /  🏆 15. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Soal Usulan Ganjil Genap 24 Jam, PSI Minta Heru Budi Potong Pajak Kendaraan 50 PersenSoal Usulan Ganjil Genap 24 Jam, PSI Minta Heru Budi Potong Pajak Kendaraan 50 Persen"Eksperimen kebijakan yang layak diuji, butuh evaluasi apakah efektif menurunkan kemacetan atau timbul masalah baru."
Baca lebih lajut »

Kejati Sumsel Periksa 50 Saksi Terkait Akuisisi Saham PT SBSKejati Sumsel Periksa 50 Saksi Terkait Akuisisi Saham PT SBSKejati Sumsel terus mendalami kasus dugaan korupsi akuisisi perusahaan Saham PT Satria Bahana Sarana (SBS), 50 orang saksi diperiksa.
Baca lebih lajut »

Charlie Hospital Semarang Bakal Jadi Pendatang Baru di BEI pada 28 Agustus 2023Charlie Hospital Semarang Bakal Jadi Pendatang Baru di BEI pada 28 Agustus 2023PT Charlie Hospital Semarang Tbk akan mencatatkan saham perdana dengan kode saham RSCH.
Baca lebih lajut »

Saham Asia dibuka naik tipis, China umumkan langkah baru dukung pasarSaham Asia dibuka naik tipis, China umumkan langkah baru dukung pasarSaham-saham Asia merangkak sedikit lebih tinggi pada awal perdagangan Senin, setelah China mengumumkan langkah-langkah baru untuk mendukung pasar yang sedang ...
Baca lebih lajut »

Saham China dibuka naik tajam, indeks Shanghai melambung 5,06 persenSaham China dibuka naik tajam, indeks Shanghai melambung 5,06 persenSaham-saham China dibuka naik tajam pada perdagangan Senin pagi, berbalik menguat dari kerugian akhir pekan lalu. Indikator utama Bursa Efek Shanghai, ...
Baca lebih lajut »

Dibuka Lagi, Saham Evergrande yang Utang Rp 5.000 T Langsung Anjlok 87%Dibuka Lagi, Saham Evergrande yang Utang Rp 5.000 T Langsung Anjlok 87%Perdagangan saham Raksasa properti China yang paling banyak utang, Evergrande dimulai kembali.
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-28 19:02:44