China mengutuk tindakan yang merugikan warga sipil dalam konflik antara kelompok militan Hamas dan Israel.
Tak hanya itu, China juga menyerukan gencatan senjata segera, kata Zhai Jun yang merupakan utusan khusus Tiongkok di Timur Tengah. BACA JUGA: Investor Ini Peringatkan Inovasi Kripto Bakal Tinggalkan AS, Ini Alasannya BACA JUGA: Erdogan Kritik Pengiriman Kapal Perang AS ke Israel, Tegaskan Turki Siap Jadi Juru Damai BACA JUGA: Aksi Damai Dukung Perjuangan Rakyat Palestina di Kedutaan Besar Amerika Serikat Baca Juga "China sangat prihatin dengan meningkatnya ketegangan dan kekerasan antara pihak Palestina dan Israel saat ini, dan sedih dengan banyaknya korban sipil yang disebabkan oleh konflik tersebut," kata Zhai, dikutip dari laman Zawya.
com, Jumat . "Kami menentang dan mengutuk tindakan yang merugikan warga sipil dan menyerukan gencatan senjata segera.” Sebelumnya, Beijing telah meminta kedua belah pihak untuk"menahan diri" dan"segera menghentikan serangan". Media pemerintah menegaskan kembali solusi dua negara, yang mencakup pembentukan Palestina yang merdeka. Kondisi Palestina dan Israel di Tengah Serangan Hamas bersama Dubes RI untuk Yordania dan Palestina Ade Padmo Sarwono. * Follow Official WhatsApp Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini 2 dari 3 halamanSerangan Hamas ke Israel, Jusuf Kalla: Tindakan yang Luar BiasaSementara itu, terkait respons di dalam negeri. Wakil presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla menyatakan aksi serangan pasukan Hamas ke Israel merupakan bagian dari perjuangan untuk merebut kebebasan dan kemerdekaan. "Itu suatu tindakan yang luar biasa untuk kebebasan dan sebuah kemerdekaan," kata JK dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu, dikutip Antara. JK yang juga tokoh perdamaian Aceh, Poso, dan Ambon ini menilai serangan Hamas ke Israel merupakan serangan mendadak dan jarang terjadi. "Ini adalah suatu serangan yang dilakukan kerahasiaan, perencanaan luar biasa dan jarang terjadi," kata Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia itu. Serangan Hamas di Gaza secara mendadak pada hari Sabtu menggempur Israel dari berbagai penjuru, baik udara, darat, maupun laut. Kejutan yang dirasakan warga Israel itu bersamaan dengan perayaan Simchat Torah, salah satu hari paling menggembirakan dalam kalender Yahudi.3 dari 3 halamanEskalasi MeningkatDalam beberapa laporan, korban tewas di kedua pihak sudah lebih dari 250 orang dan korban luka lebih dari 1.500 orang. Hal-hal pemicu ketegangan yang telah lama berkecamuk antara Israel dan Palestina. Masalah perselisihan keduanya di antaranya terkait dengan kompleks Masjidil Aqsa atau Masjid Al-Aqsa yang sensitif, yang disucikan oleh umat Islam dan Yahudi serta tetap menjadi inti emosional dari konflik Israel dan Palestina. Klaim masing-masing pihak atas situs ini, yang dikenal oleh orang Yahudi sebagai Bukit Bait Suci, berujung pada kekerasan sebelumnya, termasuk perang berdarah selama 11 hari antara Israel dan Hamas pada tahun 2021. * Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
China Sedih Banyak Korban Perang Hamas dan Israel, Kutuk Aksi Kekerasan ke Warga SipilChina mengecam keras tindakan yang merugikan rakyat sipil Israel dan Palestina akibat perang Israel dan Hamas.
Baca lebih lajut »
China Kutuk Aksi Kekerasan Terhadap Warga Sipil di Tengah Konflik Hamas Vs IsraelIsrael menggempur daerah kantong Palestina di Gaza pada akhir pekan lalu, menewaskan ratusan orang sebagai pembalasan serangan Hamas.
Baca lebih lajut »
Hamas: Apakah Iran menyokong serangan Hamas terhadap Israel?Pertanyaan tentang keterlibatan Iran - musuh bebuyutan Israel - mengemuka tak lama setelah serangan mendadak dan mematikan yang dilakukan kelompok milisi Hamas terhadap warga Israel di sekitar Jalur Gaza.
Baca lebih lajut »
Winger Tottenham Ini Kutuk Serangan Hamas ke Israel: Aksi Teroris!Winger Tottenham Hotspur, Manor Solomon, mengutuk serangan Hamas ke Israel. Menurutnya apa yang dilakukan Hamas merupakan terorisme yang menyasar sipil.
Baca lebih lajut »
China akhirnya Kutuk Serangan Hamas, setelah Mendapat Tekanan dari SchumerSetelah mendapat tekanan dari Pemimpin Mayoritas Senat AS, Chuck Schumer, Beijing akhirnya mengutuk serangan yang dilancarkan Hamas di Israel namun tanpa menyebut nama kelompok tersebut. Dalam pernyataan terbaru dari pihak Kementerian Luar Negerinya, China mengutuk “semua kekerasan dan...
Baca lebih lajut »




