China Ingatkan Wabah Pneumonia di Kazakhstan Lebih Mematikan dari Corona

Indonesia Berita Berita

China Ingatkan Wabah Pneumonia di Kazakhstan Lebih Mematikan dari Corona
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 detikcom
  • ⏱ Reading Time:
  • 59 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 27%
  • Publisher: 51%

'Angka kematian penyakit ini jauh lebih tinggi daripada pneumonia yang disebabkan novel coronavirus (virus Corona-red),' demikian bunyi peringatan dari Kedubes China di Kazakhstan. China Pneumonia

, Jumat , peringatan itu disampaikan Kedubes China di Kazakhstan melalui akun WeChat resmi mereka pada Kamis malam waktu setempat. Peringatan itu ditujukan bagi warga China yang tinggal di Kazakhstan.

Disebutkan dalam peringatan itu bahwa ada 'kenaikan signifikan' kasus-kasus pneumonia di kota-kota seperti Atyrau, Aktobe dan Symkent sejak pertengahan Juni.Pernyataan Kedubes China menyebut bahwa wabah pneumonia di Kazakhstan telah menewaskan 1.772 orang sepanjang paruh pertama tahun 2020 ini, dengan 628 kematian terjadi sepanjang bulan Juni saja. Terdapat beberapa warga negara China yang meninggal akibat wabah pneumonia di Kazakhstan.

Masih belum diketahui secara jelas apakah wabah pneumonia di Kazakhstan ini disebabkan oleh virus yang berkaitan dengan virus Corona atau jenis yang berbeda. Menurut Kedubes China, Kementerian Kesehatan Kazakhstan dan institusi kesehatan lainnya di negara tersebut sedang melakukan 'studi komparatif' saat ini, namun belum ada kesimpulan yang dicapai.

Diketahui bahwa Kazakhstan sejauh ini melaporkan lebih dari 50 ribu kasus Corona, termasuk 264 kematian. Laporanpada Kamis waktu setempat menyebut otoritas Kazakhstan melaporkan 1.962 kasus Corona dalam sehari. Secara global, lebih dari 12,2 juta orang di berbagai negara terinfeksi Corona, dengan lebih dari 554 ribu orang meninggal dunia.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

detikcom /  🏆 29. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Kedubes China Sebut Pneumonia Tak Dikenal Menjangkiti Kazakhstan, Lebih Mematikan dari Virus Corona - Tribunnews.comKedubes China Sebut Pneumonia Tak Dikenal Menjangkiti Kazakhstan, Lebih Mematikan dari Virus Corona - Tribunnews.comKedutaan besar China di Kazakhstan memperingati adanya 'pneumonia tak dikenal' yang lebih mematikan dari virus corona tengah menjangkiti negara itu
Baca lebih lajut »

Soal Pneumonia, Kazakhstan: Media China Buat Berita Palsu |Republika OnlineSoal Pneumonia, Kazakhstan: Media China Buat Berita Palsu |Republika OnlineKazakhstan bantah peringatan wabah Pneumonia yang lebih mematikan dari Covid-19.
Baca lebih lajut »

China Peringatkan Adanya Pneumonia Misterius di Kazakhstan |Republika OnlineChina Peringatkan Adanya Pneumonia Misterius di Kazakhstan |Republika OnlineKedubes China mengklaim pneumonia misterius itu telah menewaskan 1.772 orang
Baca lebih lajut »

China Peringatkan 'Pneumonia Misterius' yang Mematikan di KazakhstanChina Peringatkan 'Pneumonia Misterius' yang Mematikan di KazakhstanKedutaan besar China di Kazakhstan telah memperingatkan adanya 'pneumonia misterius' yang diduga mematikan di Kazakhstan sejak adanya lonjakan kasus pneumonia. Pneumonia via detikHealth
Baca lebih lajut »

China peringatkan warganya di Kazakhstan tentang pneumonia mematikanChina peringatkan warganya di Kazakhstan tentang pneumonia mematikanKedubes China di Kazakhstan memperingatkan warganya untuk mengambil langkah pencegahan terhadap wabah pneumonia, dengan mengatakan bahwa pneumonia itu lebih mematikan daripada COVID-19.
Baca lebih lajut »

Di Balik Cepatnya China Bikin Vaksin CoronaDi Balik Cepatnya China Bikin Vaksin CoronaChina ngebut membuat vaksin Corona. Perusahaan mereka berada di depan, misalnya Sinovac Biotech di mana eksprimennya bulan ini mencapai tahap akhir uji coba. VirusCorona Vaksin via detikinet
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-26 15:31:32