China desak AS berhenti 'usik' mahasiswa China

Indonesia Berita Berita

China desak AS berhenti 'usik' mahasiswa China
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 antaranews
  • ⏱ Reading Time:
  • 33 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 17%
  • Publisher: 78%

China mendesak Amerika Serikat berhenti menginterogasi, melecehkan, atau memulangkan mahasiswa China dan menghindari insiden serupa terjadi lagi.

Beijing -

"Kami mengetahui hal ini dan menyatakan keprihatinan mendalam kami atas kasus tersebut, yang mengimbuh kasus pelecehan dan perundungan sewenang-wenang oleh departemen penegakan hukum AS terhadap mahasiswa China," kata Wang.Wang menjelaskan pertukaran antarmasyarakat membentuk fondasi bagi dukungan publik terhadap hubungan China-AS, di mana pertukaran akademik, pendidikan, ilmu pengetahuan dan teknologi merupakan bagian yang penting.

"Ini sangat merugikan hak dan kepentingan sah mahasiswa China di AS serta merusak pertukaran antarmasyarakat yang normal dan kerja sama pendidikan antara kedua negara," ungkap Wang.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

antaranews /  🏆 6. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Hubungan Amerika dengan China Memanas, Mahasiswa Jadi KorbanHubungan Amerika dengan China Memanas, Mahasiswa Jadi KorbanKasus ini bukan yang pertama kalinya terjadi di tengah memanasnya hubungan China dengan Amerika Serikat
Baca lebih lajut »

Bantu Korban Gempa Turki, Amerika Serikat Kucurkan Bantuan Rp 2,8 TBantu Korban Gempa Turki, Amerika Serikat Kucurkan Bantuan Rp 2,8 TPemerintah Amerika Serikat (AS) mengucurkan bantuan untuk korban gempa Turki.
Baca lebih lajut »

Korut Tak Terima Dikecam Sekjen PBB, Tuduh Guterres Menganakemaskan Amerika SerikatKorut Tak Terima Dikecam Sekjen PBB, Tuduh Guterres Menganakemaskan Amerika SerikatPemerintah Korea Utara menuduh Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres memperlakukan Pyongyang dengan 'sangat tidak adil.
Baca lebih lajut »

Putin Menarik Rusia dari Perjanjian Nuklir Terakhir dengan Amerika SerikatPutin Menarik Rusia dari Perjanjian Nuklir Terakhir dengan Amerika SerikatPresiden Vladimir Putin mengumumkan Moskow menangguhkan partisipasinya dalam perjanjian nuklir terakhir yang tersisa antara Rusia dan Amerika Serikat (AS). Presiden...
Baca lebih lajut »

Putin Umumkan Rusia Menangguhkan Perjanjian Kontrol Senjata Nuklir dengan Amerika SerikatPutin Umumkan Rusia Menangguhkan Perjanjian Kontrol Senjata Nuklir dengan Amerika SerikatPakta New START ditandatangani pada tahun 2010. Kemudian pada tahun 2021, perjanjian tersebut diperpanjang selama lima tahun, yaitu hingga 2026.
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-26 08:20:26