Tim Baznas mendapatkan pengalaman mengharukan saat membantu korban gempa Turki.
"Alhamdulillah setelah kita tiba di Turki kita mendapat sambutan yang luar biasa, karena mungkin mereka tahu kita dari Indonesia, karena bisa dilihat dari seragam yang kita pakai ada lambang negara kita. Kemudian mereka memberikan layanan spesial khusus untuk kami para relawan," kata Taufiq Hidayat, dalam keterangan tertulisnya, Kamis .
"Ada kejadian luar biasa. Tiba-tiba pramugari mendatangi saya di pesawat, dengan ramahnya dan bersimpuh duduk di bawah saya. Lalu dia bertanya asal saya, saya jawab Indonesia. Dia bilang lagi, atas nama pribadi, maskapai, dan masyarakat Turki mengucapkan terima kasih. Lalu dia masuk ke ruangan pramugari, dan memberikan paket bingkisan untuk kami. Itu merupakan penghormatan bagi kami," katanya.
"Di sana kami bertugas membagikan bantuan di Hatay, ada pos Indonesia di sana, dan di sekitarnya ada tenda pengungsi. Sebelum saya distribusikan bantuan, sayasantai dengan penduduk setempat. Kemudian kami bertanya, apakah butuh bantuan? Mereka jawab kami masih puya stok. saya petani dan ada juga peternak, stok makanan dan susu kami aman. Masih ada saudara-saudara kita yang lebih membutuhkan," cerita Taufiq.
Pengalaman serupa diceritakan oleh dr Reza Ramdhoni, yang merupakan tim kesehatan BAZNAS. Menurut Reza, saat dia dan tim berbelanja untuk membeli perlengkapan dasar pengungsi, dia mendapat kemudahan dari pedagang lokal setempat.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Laporan dari Turki: Ramadan yang Berat bagi Penyintas Gempa Turki, Dibutuhkan Hunian SementaraKeterbatasan fasilitas merupakan salah satu risiko yang harus dihadapi para pengungsi. Pemerintah Turki berupaya mempercepat pembangunan sementara bagi para korban gempa Turki dengan membangun hunian sementara di kontainer.
Baca lebih lajut »
Manfaat Membaca Komik untuk Anak-AnakKomik cerita bergambar yang tersusun menjadi cerita berkelanjutan dalam beberapa edisi
Baca lebih lajut »
Muhammadiyah Hibahkan Rumah Sakit Lapangan Senilai Rp 2,5 Miliar ke Pemerintah Turki |Republika OnlineMuhammadiyah terlibat dalam tim nasional bencana untuk gempa Turki
Baca lebih lajut »
22 Hari Terkubur Di Reruntuhan Gempa Turki, Seekor Kuda Ditemukan Masih HidupDua puluh dua (22) hari setelah gempa dahsyat yang melanda Turki-Suriah, seekor kuda ditemukan oleh tim penyelamat, masih hidup di reruntuhan bangunan di Adiyaman, Turki.
Baca lebih lajut »
Baznas Gandeng Bawadi Cafe Luncurkan Program |em|Ngopi |/em|Sambil Sedekah |Republika OnlineKerja sama ini untuk memudahkan orang-orang dalam bersedekah.
Baca lebih lajut »
Sinergi Baznas dan Bawadi Coffee Kelola Zakat Para Penikmat Kopi |Republika OnlineZakat dikelola dari setiap produk kopi yang dibeli konsumen di Bawadi Coffee.
Baca lebih lajut »